DAERAH

Bunda Baca Muba Thia Yufada Raih Penghargaan Tertinggi Perpustakaan Nasional

Bunda Baca Muba, Thia Yufada Dodi Reza, bersama anak-anak sekolah di perpustakaan keliling. (Ist)
Bunda Baca Muba, Thia Yufada Dodi Reza, bersama anak-anak sekolah di perpustakaan keliling. (Ist)

SEKAYU - Sejak tiga tahun belakangan fasilitas ruang baca di Kabupaten Musi Banyuasin terus meningkat. 

Bahkan, duet Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, bersama Bunda Baca Muba, Thia Yufada Dodi Reza, memfasilitas ruang baca di Bumi Serasan Sekate yang menyasar hingga pelosok daerah. 

Alhasil, program-program dan inisiasi tersebut disoroti Perpustakaan Nasional sehingga pada puncak acara Gemilang Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang bertepatan dengan Hari Kunjungan Perpustakaan yang diikuti 10.000 peserta seluruh Indonesia secara virtual, Thia Yufada Dodi Reza bersama istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil, mendapatkan Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka, Selasa (14/9/2021). 

Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando, mengatakan, Nugra Jasa Dharma Pustaloka merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan Perpustakaan Nasional kepada pihak-pihak yang dinilai telah berkontribusi besar melalui sumbangsih dan dedikasi dalam memajukan perpustakaan dan budaya baca di Indonesia.

"Untuk kategori tokoh masyarakat yang akan mendapatkan Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka diantaranya Bunda Baca Kabupaten Musi Banyuasin, Erini Mutia Yufada; Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, dan Bunda Baca Kota Tegal, Roro Kusnabilla Erfa Dedy Yon," jelasnya.


Kemudian untuk kategori pejabat publik, peraih penghargaan yaitu Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi; Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus; Bupati Magetan Suprawoto; Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti; Bupati Hulu Sungai Utara, Abdul Wahid; Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Nurliani. 

"Selain itu, ada juga kategori masyarakat, media massa dan kategori lifetime achievement yang diraih oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X. Dan semua kategori ini adalah orang yang berjasa untuk meningkatkan minat baca di daerah masing-masing," terang Syarif Bando. 

Sementara itu, Thia Yufada Dodi Reza mengucapkan terima kasih atas kepercayaan untuk mendapatkan penghargaan tersebut. 

"Penghargaan ini milik semua masyarakat Muba. Saya bisa bekerja dengan baik untuk meningkatkan minat baca di Muba karena ada support yang maksimal dari masyarakat, stakeholder dan dinas terkait di lingkungan Pemkab Muba," ucap Wanita Inspirasi Sumsel yang juga peraih Penghargaan Lencana Manggala Kencana.

Thia yang juga Ketua Umum Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Sumsel mengaku, meningkatkan minat baca merupakan tugas bersama seluruh elemen di Kabupaten Muba. 

"Butuh effort serius untuk meningkatkan minat baca di daerah. Tentu Muba akan terus konsisten dan terus bergerak mengajak seluruh masyarakat dan anak-anak untuk melakukan budaya baca yang baik," katanya.

Bupati Muba juga memberikan ucapan selamat dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Thia Yufada Dodi Reza atas penghargaan tertinggi yang diberikan Perpustakaan Nasional kepada Tokoh Literasi Kabupaten Muba itu.

"Kita berharap Bunda Baca sekaligus Ketua TPP PKK Muba ini dapat mempertahankan dan terus memajukan gerakan literasi kita yang ada di Kabupaten Muba. Penghargaan ini sebagai wujud nyata kehadiran negara memperhatikan masyarakat yang total dan fokus mengembangkan gerakan literasi," jelas Dodi Reza Alex Noerdin.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo