WISATA

Pariwisata Jabar Akan Bangkit Jika Vaksinasi Selesai

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ANTARA)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ANTARA)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memprediksi sektor pariwisata di Jabar bangkit awal 2022. Hal ini bakal terwujud jika kekebalan komunal (herd immunity) tercapai di mana sekitar 37 juta warga Jabar selesai divaksin akhir Desember 2021.

"Saya memprediksi awal 2022 pariwisata akan normal lagi karena vaksin ditargetkan selesai. Pandemi mudah-mudahan seperti ini terus sehingga kita betul-betul bisa 'move on' dari pandemi ke endemi tinggal kami menata," kata Ridwan Kamil dikutip dari Antara, Selasa (14/9/2021).

Ia menggambarkan dalam situasi adaptasi kebiasaan baru endemi COVID-19, tetap akan ada pembatasan pengunjung di destinasi wisata. Masyarakat juga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Tapi tetap kami tidak akan seperti semula 100 persen. Kami pasti batasi apakah 25, 50 atau 75 persen. Artinya pergerakan ada tapi dibatasi," kata pria yang kerap disapa Kang Emil.

Kang Emil menuturkan, saat ini di wilayahnya sudah ada beberapa destinasi wisata yang diizinkan buka. Namun, pembukaan destinasi wisata di Jawa Barat ini akan disesuaikan dengan level atau tingkat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah tersebut.


Meskipun dibuka, nantinya masih akan tetap ada pembatasan yang diberlakukan di objek wisata. Sehingga tidak ada kerumunan yang berpotensi menularkan virus.

Selain itu, kata Ridwan Kamil, Pemda Provinsi Jawa Barat juga menggunakan aplikasi Peduli Lindungi sebagai alat untuk masuk ke objek wisata dan tempat umum lainya.

"Jadi kesimpulan pertama pariwisata akan dibuka sesuai level PPKM. Kedua, kami menggunakan benteng seleksi melalui aplikasi Peduli Lindungi siapa yang masuk ke sana harus buktikan," jelasnya.

Editor: Khoirur Rozi