DAERAH

Dinas Kesehatan Gencar Vaksinasi Agar Status Kendari Turun Level 1

Kepala Dinas Kesehatan Kendari, Rahminingrum.
Kepala Dinas Kesehatan Kendari, Rahminingrum.


KENDARI – Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), gencar melakukan vaksinasi COVID-19 kepada warga, agar status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) daerah tersebut bisa turun menjadi level 1.

Kepala Dinas Kesehatan Kendari, Rahminingrum, mengatakan untuk bisa turun ke level 1, cakupan vaksinasi kepada seluruh sasaran di daerah itu harus mencapai 70 persen, Kamis(7/10).

"Sekarang kita ada di level 2, untuk bisa turun ke level 1 dibutuhkan indikator, yaitu cakupan vaksinasi minimal 70 persen. Kita saat ini masih 58 persen. Cakupan vaksinasi lansia minimal 60 persen sekarang baru 55 persen," kata dia.

Dia menyebut secara keseluruhan target sasaran vaksinasi di kota itu sebanyak 265.147 orang terbagi atas tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, serta remaja.

Dari jumlah itu, vaksinasi dosis satu telah dilakukan kepada 155.804 atau 58,76 persen dan 94.046 atau 35,47 persen dari sasaran.


Rahminingrum, mengajak semua pihak agar mau mengikuti program vaksinasi, yang digalakkan pemerintah untuk meningkatkan imun tubuh demi mencegah risiko terinfeksi COVID-19.

Selain itu, dia mengingatkan kepada semua pihak yang telah divaksinasi, baik dosis satu maupun lengkap agar tetap disiplin terhadap protokol kesehatan utamanya 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas jika tidak ada kepentingan mendesak.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan Kota Kendari belum bisa turun level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari level 2 menjadi level 1, sebab sampai saat ini capaian vaksinasi di daerah itu belum memenuhi syarat, minimal 60 persen.

“Sepertinya untuk saat ini belum bisa turun level. Karena kita harus memenuhi syarat salah satunya minimum 60 persen masyarakatnya sudah vaksinasi. Sementara, hari ini baru di kisaran 58 persen kurang sedikit lagi," kata Sulkarnain.

Meski begitu, Sulkarnain yakin, capaian vaksinasi minimum 60 persen sebagai syarat penurunan PPKM Level 2 menjadi 1 dalam waktu sepekan atau dua pekan bisa segera terwujud, sehingga pihaknya bisa segera mengajukan ke pemerintah pusat untuk penurunan level.

“Saya minta seluruh masyarakat untuk mari kita dukung program vaksinasi. Stok vaksin masih tersedia, kita layani terus masyarakat yang mau vaksin. Mudah-mudahan target vaksinasi kita bisa segera tercapai," kata Sulkarnain. (*)

Editor: Desi Wulandari