WARNA-WARNI

Pakar: Gelombang Ketiga Pandemi COVID-19 Pasti Terjadi

Ilustrasi virus corona. (Unsplash.com)
Ilustrasi virus corona. (Unsplash.com)

JAKARTA – Indonesia telah melewati gelombang kedua pandemi COVID-19 pada Juli lalu. Kini, di tengah laju penularan COVID-19 melandai, masyarakat dan pemerintah dibayangi dengan ancaman gelombang ketiga.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Zubairi Djoerban mengatakan, gelombang ketiga COVID-19 kemungkinan besar pasti terjadi. Namun soal kapan waktu terjadinya, menurut dia tidak ada yang dapat memastikan.

“Gelombang ketiga itu pasti. Tapi kapan akan muncul, itu banyak yang belum sepakat. Ada yang bilang akhir tahun ini, awal tahun depan, atau medio tahun depan,” kata Zubairi dalam keterangan suara yang diterima Info Indonesia, Sabtu (9/10/2021).

Zubairi mengatakan, potensi Indonesia dilanda gelombang ketiga cukup besar. Terlebih saat ini pemerintah tengah melonggarkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurutnya, pelonggaran aktivitas publik dapat memicu penularan COVID-19. Ia mencontohkan negara tetangga yang saat ini tengah berjibaku melawan lonjakan kasus COVID-19 setelah sebelumnya melonggarkan pembatasan.


“Kalau melihat negara tetangga kita, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, itu semuanya sudah mulai naik melebihi kita, kasus hariannya. Maka tetap ada kemungkinan lonjakan itu akibat pelonggaran-pelonggaran,” terangnya.

Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah terus memonitoring seluruh aktivitas masyarakat di tempat-tempat umum.

Selain itu, ia juga menyarankan adanya evaluasi terhadap pelonggaran PPKM. Jika terjadi lonjakan kasus, katanya, pemerintah harus bersikap tegas dengan kembali membatasi aktivitas masyarakat.

“Sebenarnya ini bukan tugas masyarakat, tapi ini upaya pemerintah juga. Harus memonitoring, melakukan evaluasi, dan datanya harus benar,” ujarnya.


Video Terkait:
Indonesia Lewati Puncak Covid 19
Editor: Khoirur Rozi