DAERAH

Wali Kota Makassar Bahas Pemulihan Pariwisata dengan Bupati Badung

Wali Kota Makassar Bahas Pemulihan Pariwisata Dengan Bupati Badung
Wali Kota Makassar Bahas Pemulihan Pariwisata Dengan Bupati Badung

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengunjungi Kabupaten Badung, Provinsi Bali dan bertemu Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, untuk membahas mengenai pemulihan pariwisata, serta ekonomi kreatif setelah dilanda pandemi COVID-19.

"Beberapa agenda saya di Provinsi Bali termasuk berkunjung ke Kabupaten Badung. Di sini, kami melakukan sharing dan diskusi, khususnya mengenai ekonomi kreatif serta pariwisata pascapandemi," ujar, Moh Ramdhan Pomanto, Selasa (12/1-).

Ia mengatakan, pariwisata menjadi salah satu sektor ekonomi paling terdampak pandemi corona sejak mulai merebak Maret 2020 hingga saat ini.

Danny Pomanto, menuturkan, selama hampir dua tahun, ekonomi di Indonesia khususnya di Makassar, juga mengalami penurunan yang sangat tajam dan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif menjadi yang paling terdampak.

Menurut dia, anjloknya jumlah wisatawan berdampak pada produk hasil budaya dan tingkat konsumsi di semua daerah, bahkan yang memiliki lokasi wisata pun terjun bebas.


"Saya banyak belajar dan mendapatkan inspirasi dari Bupati Badung. Visi misi saya tentang destinasi kami ingin mengembangkan pariwisata di kota Makasaar. Tentunya budaya tempat belajar terbaik yakni di Badung. Kami mendapatkan inspirasi dan inovasi dari pak Bupati," katanya.

Selain pemulihan pariwisata, Danny juga banyak berdiskusi tentang pondasi - pondasi pertahanan pariwisata, cluster wisata dan pengembangan wisata.

"Makanya saya datang ke sini belajar, karena merujuk pada sejarah dan budaya di Badung ini sangat kental. Itu juga kami akan terapkan di Kota Makassar. Kami harus mempertahankan sejarah dan memperkenalkan budaya kepada generasi ke depan," harap Danny.

Dia mengaku jika saat ini, Makassar sudah level 2 status pandemi covid. Namun, kata Danny, pihaknya terus berhati-hati dan tetap mengontrol kegiatan masyarakat.

Ia pun mengimbau, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Adapun langkah ada langkah yang dilakukan dalam konteks pembangkitan pariwisata yakni tetap mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga confidencenya dengan clean, health, safety, and environment sustainability. (*) 

Editor: Desi Wulandari