POLHUKAM

PDIP Yakin KPK Tetap Independen

Masinton Pasaribu. (Net)
Masinton Pasaribu. (Net)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi dipastikan tetap bekerja independen sebagai lembaga penegak hukum. Meski terjadi pemecatan 57 pegawai yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, dalam diskusi virtual bertemakan Independensi KPK Pasca Kontroversi dan Pemberhentian 57 Pegawai KPK Tidak Lolos TWK, Kamis (14/10/2021).

"KPK tetap bersifat independen meskipun pasca kontroversi dan pemberhentian 57 pegawai yang tidak lolos TWK," katanya.

Masinton menilai, Undang-Undang KPK yang baru membuat lembaga antirasuah itu bekerja semakin baik. Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, semenjak revisi UU KPK, lembaga yang kini dipimpin Firli Bahuri itu tidak mudah dipengaruhi oleh pihak manapun.

"Kewenangan dan tugas-tugas KPK akan tetap independen sesuai mandat undang-undang, tidak dapat dipengaruhi oleh lembaga manapun. Porsi kewenangan, tugas dan fungsi KPK tidak akan berkurang," jelasnya.


Masinton juga mengharapkan kinerja KPK semakin baik sesuai dengan peraturan. Serta menjalankan tugas sesuai undang-undang yang berlaku. Ia melihat bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) untuk KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Tetap optimis KPK akan selalu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam memberantas korupsi," tandasnya.


Video Terkait:
Suami Pergoki Istrinya Bercinta dengan Oknum Anggota DPRD
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo