POLHUKAM

Eks Penyidik Minta KPK Diawasi Agar Tak SP3 Kasus Harun Masiku

Harun Masiku / Net
Harun Masiku / Net


JAKARTA - Bekas kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Harun Masiku hingga kini masih menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Interpol. Tidak ada perkembangan yang signifikan dalam kasus Masiku.

Kasus ini sudah berjalan hampir dua tahun, sejak ditetapkannya Harun Masiku sebagai tersangka oleh KPK. Banyak kekhawatiran publik jika kasus ini akan dihentikan oleh KPK. Mengingat, Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang KPK menyebutkan, "Komisi Pemberantasan Korupsi dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan terhadap perkara Tindak Pidana Korupsi yang penyidikan dan penututannya tidak selesai dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun terhitung diterbitkannya Surat Pemberitahuan Dimulainnya Penyidikan (SPDP)".

Terkait itu, mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap berharap, kasus Harun Masiku cepat diselesaikan oleh KPK. Di waktu yang tersisa sebelum masuk dua tahun, KPK dapat memproses secara hukum eks kader PDIP itu.

"Saya berharap bahwa sebelum kasusnya dua tahun Harun Masiku segera bisa di tangkap," kata Yudi saat dihubungi Info Indonesia, Jumat (15/10/2021).

Jika hingga waktu dua tahun belum tertangkap, Yudi menilai KPK dapat menghentikan proses penyidikan terhadap Harun Masiku. Hal itu sangat disayangkan. Pasalnya, saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar memberantas praktir korupsi di tanah air.


"Jika kasusnya tidak selesai dalam dua tahun baik penyidikan maupun penuntutan, itu secara formal memang KPK bisa meng-SP3," kata dia.

Yudi menilai, dalam kasus Harun Masiku ini independensi dan keseriusan KPK dalam memberantas korupsi diuji. Berkaca dari Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang KPK jelas dikatakan penyidikan dapat dihentikan jika kasus yang ditangani tidak selesai dalam kurun dua tahun.

"Disini ada frasa 'dapat' artinya walaupun lebih dari dua tahun KPK tentu harus kita awasi supaya tidak melakukan SP3 terhadap kasus Harun Masiku," kata Yudi.

Menurut Yudi, meskipun dapat dihentikan, jika KPK serius maka dapat mengusut tuntas kasus tersebut. KPK dapat melanjutkannya dan tidak mengeluarkan SP3 untuk kasus Harun Masiku.

"Artinya jika ada suatu kasus lebih dari dua tahun penyidikan atau penuntutannya belum selesai dan KPK tidak meng-SP3 maka kasus tersebut akan tetap lanjut." [***]

Editor: Saeful Anwar