POLHUKAM

Bupati Muba Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (ANTARA)
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (ANTARA)


JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka. Dodi terlibat kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Muba tahun anggaran 2021.

Selain Dodi, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muba, Herman Mayori (HM); Kabid Sumber Daya Air (SDA)/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kabupaten Muba, Eddi Umari (EU); dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara, Suhandy.

"Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK melakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup sehingga KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan empat tersangka," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dikutip dari Antara, Sabtu (16/10/2021).

Atas perbuatannya tersebut, Suhandy selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sedangkan sebagai penerima, Dodi dan kawan-kawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Sebelumnya, tim KPK telah mengamankan enam orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (15/10/2021) malam. Di hari yang sama, KPK juga menciduk dua orang lainnya di wilayah Jakarta terkait kasus yang sama.

 


Video Terkait:
Usai Dipecat Firli, Eks Pegawai KPK Jadi Tukang Nasgor
Editor: Khoirur Rozi