DAERAH

Pemkot Batam Minta Wirausahawan Muda Kuasai Digital

Wakil Wali Kota, Batam Amsakar Achmad saat memotivasi wirausahawan muda peserta pelatihan entrepreneur digital.
Wakil Wali Kota, Batam Amsakar Achmad saat memotivasi wirausahawan muda peserta pelatihan entrepreneur digital.


BATAM – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mendorong wirausahawan muda menguasai digital, guna memenangkan persaingan dan meraih kesuksesan.

"Digitalisasi adalah sesuatu yang niscaya yang tak bisa dielakkan terjadi sekarang dan di masa depan, maka kita harus mempersiapkan diri," kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka Pelatihan Digital Enterpreuner yang dilaksanakan DPD KNPI Kota Batam, Minggu (17/10).

Ia menyatakan, bangga dan bahagia dengan banyaknya entrepreneur muda di Batam. Kehadiran pengusaha muda diharapkan mampu meningkatkan roda perekonomian, sekaligus menyerap tenaga kerja.

Namun, agar bisa memenangkan persaingan dan sukses, wirausahawan muda harus dibekali dengan kualitas sumber daya manusia yang mumpuni.

Usahawan muda, kata dia, juga harus memanfaatkan ruang digital, menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.


"Pada dasarnya berwirausaha adalah mendidik diri semakin produktif dan kreatif," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota mengingatkan Indonesia akan mengalami bonus demografi pada 2030. Saat itu, sekitar 64 persen atau 70 persen penduduk Indonesia merupakan usia produktif.

Menurut dia, apabila tidak memiliki bekal wirausaha, maka bonus demografi tidak akan menjadi nilai positif, malah sebaliknya.

"Kalau tidak dibekali mental entreprenuer, maka bonus itu bukan memberikan nilai, justru sebaliknya menjadi persoalan," kata Wakil Wali Kota.

Ia percaya, anak muda Batam adalah pemuda yang kreatif dan inovatif, sehingga mampu mengambil peran sebagai wirausaha yang memanfaatkan bonus demografi.

Wakil Wali Kota juga, menyemangati para entreprenuer muda untuk terus semangat menggapai kesuksesan.

"Harus kita rebut, kita kejar, manfaatkan era ini dengan baik," kata dia. (*) 

Editor: Desi Wulandari