EKONOMI

Pertumbuhan Ekonomi Terjaga, Bukti Kebijakan Jokowi-Maruf Tepat

Airlangga Hartarto. (Net)
Airlangga Hartarto. (Net)


JAKARTA - Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Joko Widodo-Maruf Amin berhasil menahan kontraksi ekonomi sebesar -2,07 dalam dua tahun terakhir. 

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan, hal itu merupakan salah satu capaian dalam bidang ekonomi dan menjadikan Indonesia berada di peringkat 4 dari negara anggota G20.

"Capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari keberhasilan upaya pemerintah dalam pengendalian pandemi COVID-19," ujarnya dalam konferensi pers bertajuk 2 Tahun Kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi-Maruf di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Airlangga menjelaskan, memasuki tahun 2021, penguatan pengendalian pandemi juga berhasil mendorong ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,07 persen secara year on year (yoy) di triwulan II dan merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 16 tahun terakhir. Ia menyampaikan bahwa konsumsi pemerintah terus memegang peranan aktif dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi selama pandemi.

"Upaya ini dapat mendorong peningkatan pada komponen konsumsi rumah tangga dan investasi," katanya.


Menurutnya, pulihnya permintaan pasar domestik telah mendorong perbaikan aktivitas produksi, sehingga membuat seluruh sektor mengalami pertumbuhan positif.

"Pemulihan yang terjadi di berbagai sektor utama seperti sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, sektor konstruksi, serta sektor transportasi dan pergudangan mencerminkan aktivitas ekonomi sudah mulai bangkit kembali," jelas Airlangga.

Ia menambahkan, terjaganya daya beli masyarakat selama pandemi dapat terwujud karena inflasi terjaga dengan stabil di level rendah. Upaya pengendalian inflasi tersebut melibatkan pemerintah dan stakeholder terkait serta berhasil mencapai level 1,60 persen (yoy) pada 2020.

Hingga September 2021, inflasi juga masih terjaga rendah dan stabil di level 1,60 persen (yoy) dan konsisten menurun jika dilihat dalam lima tahun ke belakang.

"Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah dalam membenahi fundamental ekonomi, antara lain melalui perbaikan infrastruktur," imbuh Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian. 

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo