POLHUKAM

Dibungkam Dalam Rapat Bapemperda, Ketua Fraksi Nasdem Marah

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. (Ist)
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino. (Ist)

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, marah-marah dalam ajang rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), lantaran tidak diberi kesempatan memberi masukan.

Wibi menilai rapat kali ini berbeda dengan tahun lalu. Pasalnya pada rapat Bapemperda kali ini, seluruh ketua fraksi tidak diberikan kesempatan untuk memberikan masukan terkait perda-perda yang akan dibentuk untuk tahun 2022.

"Di luar dari kebiasaan yang kita lakukan, pada tahun lalu kita diberi kesempatan untuk memberikan usulan-usulan, terutama fraksi-fraksi ya. Tapi pada rapat kali ini yang kita temui di dalam undangan kita ada tapi kita tidak diberikan kesempatan," papar Wibi kepada Info Indonesia di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Padahal, dalam undangan tertulis rapat Bapemperda yang dikeluarkan DPRD DKI Jakarta, para pimpinan fraksi menjadi daftar undangan yang ditulis paling awal. Namun ketika pembacaan tata tertib disebutkan bahwa pimpinan fraksi tidak diberi kesempatan untuk memberi masukan, hanya perwakilan komisi yang dapat menyampaikan masukan.

Wibi pun menyesali kesalahan teknis yang terjadi dan menyarankan undangan kepada para pimpinan fraksi dihapus saja.


"Ngapain saya diundang? ini ada di undangan. Coret saja dari undangan," tuturnya dengan nada keras ketika rapat berjalan.

Rapat Bapemperda yang baru berjalan sekitar 15 menit itu pun langsung diskorsing hingga waktu yang belum ditentukan.

Wibi mengatakan bahwa rapat tersebut dihentikan sementara untuk memberikan waktu kepada fraksi-Fraksi menyediakan usulan di rapat berikutnya.

"Maka itu, pimpinan lewat wakil ketua Pak Dedi menskors rapat ini untuk menyediakan waktu-waktu kepada fraksi-fraksi untuk usulan rapat ini,"  tutupnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo