POLHUKAM

PAN Larang Kunker ke Luar Negeri

Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay. (Net)
Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay. (Net)

JAKARTA - Rencana Badan Legislasi DPR melakukan kunjungan kerja dalam rangka studi banding penyusunan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) nampaknya tidak akan diikuti seluruh anggotanya.

Pasalnya, Fraksi PAN DPR melarang anggotanya ikut dalam kunjungan kerja ke Brasil dan Ekuador pada akhir Oktober mendatang. PAN ingin para anggotanya di DPR untuk fokus bekerja di dalam negeri.

"Fraksi PAN tidak mengizinkan anggotanya untuk berangkat. Sampai hari ini, izin untuk berangkat tidak dikeluarkan," kata Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (26/10/2021).

Saleh berharap, anggota Fraksi PAN di Baleg dapat segera mengerjakan tugas-tugas legislasi lainnya. Dengan begitu, diharapkan target penyelesaian RUU dapat tercapai.

"Saya tidak tahu dengan fraksi lain, tetapi fraksi PAN tidak mengizinkan. Semua diminta untuk tetap fokus pada upaya penanganan COVID-19. Kalaupun ada urusan RUU, bisa diselesaikan berdasarkan tingkat prioritasnya," tegas Saleh.


Fraksi PAN sendiri diminta untuk mengirimkan dua anggotanya untuk kunker ke Brasil dan Ekuador tersebut. Hal itu tercantum dalam surat bernomor LG/13489/DPR RI/IX/2021 perihal Permintaan Nama Anggota Baleg ke Luar Negeri. Jumlah anggota yang diminta pun berbeda-beda setiap fraksi. Yang terbanyak adalah Fraksi PDIP dengan 6 anggota dan paling sedikit adalah Fraksi PPP dengan 1 anggota.

Artikel ini sudah ditayangkan di Koran Info Indonesia.


Video Terkait:
Iko Uwais Bakal Jadi Penjahat di The Expendables 4
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo