POLHUKAM

Anggarkan Rp36,54 Miliar, PSU Kedua Kabupaten Yalimo Digelar 26 Januari

Ilustrasi. (Net)
Ilustrasi. (Net)


JAYAPURA - Ketua KPU Provinsi Papua, Diana Simbiak, menyebutkan Pemerintah Kabupaten Yalimo sudah menganggarkan untuk pemungutan suara ulang (PSU) sebesar Rp36,54 miliar.

Anggaran untuk PSU Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Yalimo sudah disetujui dengan ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

"Bahkan, dana tersebut secara bertahap sudah mulai ditransfer ke rekening KPU Kabupaten Yalimo," kata Diana dilansir Antara, Kamis.

Diana menjelaskan, karena NPHD baru ditandatangani pada Selasa (12/10/2021) maka dilakukan perubahan jadwal pelaksanaan PSU pada 26 Januari 2022 mendatang. Disebutkan pula bahwa mundurnya tanggal pelaksanaan PSU disebabkan beberapa faktor, diantaranya NPHD yang baru ditandatangani sehingga tahapan baru mulai dilaksanakan dan faktor keamanan.

Selain itu, KPU berupaya memberikan hak sepenuhnya kepada peserta pemilu agar tidak membatasi hak-hak peserta yang sudah diatur undang-undang.


Mahkamah Konstitusi dalam Putusan Nomor 145/PHP.BUP-XIX/2021 yang dibacakan tanggal 29 Juni lalu mendiskualifikasi Calon Bupati Yalimo Erdi Dabi. Dalam amar putusan tersebut, pasangan calon bupati Erdi Dabi yakni calon wakil bupati John W. Will tidak didiskualifikasi, sehingga diberi peluang untuk maju dengan pasangan barunya di PSU mendatang.

PSU yang dijadwalkan 26 Januari 2022 merupakan yang kedua kalinya setelah pelaksanaan pada 5 Mei lalu yang diikuti dua pasangan calon yakni Erdi Dabi-John Will dan Lakius Peyon-Nahum Mabel.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo