DAERAH

MUI: Termasuk Riba, Pinjol Ilegal Haram

Ilustrasi. (Net)
Ilustrasi. (Net)


LEBAK - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kabupaten Lebak menyebutkan praktik pinjaman online (pinjol) ilegal termasuk ke dalam riba karena menerapkan bunga berlipat ganda dan dapat merugikan nasabahnya.

"Praktik riba itu tentu diharamkan oleh ajaran Islam," kata Wakil Ketua MUI Kabupaten Lebak, KH Ahmad Hudori, di Lebak, Jumat (29/10/2021).

Masyarakat kebanyakan yang terjerat pinjol ilegal akibat ketidaktahuan juga tanpa dikenakan jaminan. Pelaku pinjol ilegal menjamin bisa meminjamkan sejumlah uang hanya dengan bermodalkan kartu identitas (KTP), namun pada praktiknya pinjol ilegal cukup merugikan masyarakat. Selain bunga berlipat ganda juga menyebar ancaman teror kekerasan terhadap kreditur.

Nasabah yang menunggak angsuran pinjaman menerima ancaman berlebihan hingga menimbulkan traumatik. Bahkan, diantaranya ada yang melakukan bunuh diri juga lupa ingatan.

"Kami minta warga tidak terjerat pinjol ilegal karena merugikan itu," kata Hudori.


MUI Lebak mengapresiasi pihak Kepolisian yang begitu serius memberantas praktik-praktik pinjol ilegal dan pelaku pinjol ilegal itu diproses secara hukum. Kepolisian tentu bertindak tegas terhadap pelaku pinjol ilegal untuk membersihkan ruang digital karena mereka tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. MUI Lebak sangat mendukung untuk melakukan penindakan serta proses hukum terhadap semua tindak pidana pinjol ilegal karena yang terdampak adalah masyarakat kecil.

"Kami berharap Kepolisian bertindak tegas terhadap pinjol ilegal untuk menyelamatkan masyarakat," ujar Hudori.

Ia juga mendukung pemerintah menghentikan sementara atau moratorium penerbitan izin perusahaan pinjol. Sebab, banyak perusahaan pinjol yang melakukan tindakan pidana, terutama yang ilegal.

Pemerintah, sepanjang 2021, telah ditutup sebanyak 1.856 akun pinjol yang tersebar di internet, Google Playstore, Youtube, Facebook, Instagram serta di file sharing.

"Kami mendukung penutupan dan moratorium penerbitan pinjol agar masyarakat kecil tidak terjerat pinjaman itu," kata Hudori.


Video Terkait:
Kata Mahfud MD Jangan Bayar Utang Pinjol
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo