DAERAH

Tiga Bulan Melandai Kasus COVID-19 di Batam, Kini Muncul Klaster Baru

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.


BATAM – Setelah angka penularan COVID-19 terus melandai sejak Agustus 2021, saat ini muncul klaster baru, di mana enam orang terpapar virus corona, yang merupakan keluarga dari dokter puskesmas di Kota Batam, Kepulauan Riau.

"Yang tambahan enam orang, klaster satu keluarga," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (4/11).

Ia mengatakan, salah satu anggota keluarga itu merupakan dokter, yang bertugas di Puskesmas Sei Langkai, Kecamatan Sagulung. Keluarga itu tertular COVID-19 dari kerabat yang tiba dari Sumatera Utara. Pihaknya langsung mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19, pada kontak erat keluarga.

"Satu kantor sedang kami antigen. Bila perlu kami tutup puskesmasnya," kata dia.

Pihaknya akan menutup puskesmas, apabila hasil penelusuran menggunakan antigen banyak yang positif.


Setelah beberapa hari tanpa tambahan kasus terkonfirmasi COVID-19, satgas mencatatkan tujuh orang yang baru dinyatakan terpapar virus corona pada Kamis (4/11).

Selain klaster satu keluarga yang terdiri atas enam orang, satgas juga mencatat seorang warga Kecamatan Batuaji terkonfirmasi COVID-19. Total tujuh orang itu memiliki gejala. Satgas juga menyatakan, seorang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19, pada hari ini.

Secara total, terdapat 25.831 orang terkonfirmasi COVID-19, sebanyak 24.982 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 840 orang meninggal, dan sembilan orang masih dalam perawatan.

"Tingkat kesembuhan 96,71 persen, tingkat kematian 3,25 persen, dan kasus aktif 0,04 persen," kata dia. (*)

Editor: Desi Wulandari