DAERAH

Pemprov DKI Kaji Wacana Perluasan Ganjil Genap Hingga 25 Ruas Jalan

Kawasan ganjil genap di Jakarta. (ANTARA)
Kawasan ganjil genap di Jakarta. (ANTARA)


JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji wacana perluasan kawasan ganjil genap dari 13 menjadi 25 ruas jalan. Wacana ini perlu pertimbangan matang agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lalu lintas di Ibu Kota.

"Nanti akan ditingkatkan menjadi 25 ruas jalan, tetapi sementara kita akan lakukan kajian secara bertahap," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dikutip dari Antara, Jumat (5/11/2021).

Menurut Riza, kajian matang perlu dilakukan agar ketika penambahan kawasan ganjil genap diterapkan tidak memperparah kemacetan di daerah lainnya.

"Perlu waktu, perlu tahapan, supaya masyarakat juga lebih siap," ujarnya.

Sebelumnya, wacana perluasan ganjil genap disampaikan Kasubditgakkum Polda Metro Jaya AKBP, Argo Wiyono. Wacana ini juga sudah memiliki dasar hukum, yaitu Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019.


"Memang sesuai dengan Pergub, yang kita lakukan ganjil genap itu ada 25 ruas jalan," kata Argo.

Menurutnya ada beberapa kondisi yang menjadi alasan perluasan sistem ganjil genap, salah satunya tingkat kemacetan di Jakarta yang menyentuh 40 persen.

"Mungkin Senin (depan) kita lihat, selama seminggu ini kalau kita lihat indeks mobilitas itu meningkat pesat, mungkin minggu depan kita bisa melakukan normalisasi kembali," jelasnya.

Editor: Khoirur Rozi