EKONOMI

Entaskan Kemiskinan Dengan Pemberdayaan

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen. (Antara)
Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen. (Antara)


DEMAK - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menginisiasi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembudidayaan berbagai sumber daya alam hayati, guna menambah pendapatan ekonomi.

"Ini merupakan salah satu upaya pengentasan kemiskinan," kata Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, saat menghadiri pelatihan ekonomi pengolahan kunyit kering di Kabupaten Demak, Kamis (11/11/2021).

Kunyit atau kunir merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan Kabupaten Demak, bahkan budidaya tanaman rimpang tersebut menjadi andalan untuk menekan angka kemiskinan di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen.

Menurut Taj Yasin, ketika pemerintah berupaya mengentaskan kemiskinan maka masyarakat jangan hanya meminta bantuan tetapi harus berdaya. Antara lain dengan mengembangkan potensi-potensi yang ada, seperti potensi menjahit dan membuat empon-empon atau jamu tradisional.

"Saya mengapresiasi adanya pelatihan ekonomi. Ini membantu kami di Pemprov Jateng, khususnya dalam pengentasan kemiskinan," ujarnya.


Apalagi pada masa pandemi COVID-19, tidak sedikit masyarakat yang membutuhkan aneka ramuan tradisional untuk meningkatkan daya tahan dan kesehatan tubuh. Oleh karena itu, para anggota kelompok pelatihan ekonomi diharapkan dapat lebih berkembang, sehingga masyarakat berdaya dan mendapatkan pemasukan ekonomi.

"Masyarakat, kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bekerja sama dengan BUMDes untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada kemudian menyelenggarakan pelatihan-pelatihan ekonomi," jelas Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo