DAERAH

Masyarakat Denpasar Diminta Disiplin dalam Penerapan Prokes

Satpol PP Denpasar, sosialisasi dan pantau prokes
Satpol PP Denpasar, sosialisasi dan pantau prokes


DENPASAR – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar, Bali, terus melakukan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan (prokes), saat pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level dua di wilayah itu.

"Kami terus melakukan pendisiplinan secara terpusat dan keliling, antara lain di wilayah Pasar Tumpah Pula Kerthi, Pasar tumpah Jalan Gunung Kawi dan Pasar Tumpah Jalan Kartini," kata Kepala Satpol PP Kota Denpasar, Bali, Dewa Gede Anom Sayoga, Sabtu (13/11).

Ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya membina tiga orang masyarakat ,yang kedapatan tidak menggunakan masker dengan benar, di Pasar Tumpah Pula Kerthi.

"Selain itu dipergoki tiga orang tidak menggunakan masker dengan benar di Pasar Tumpah Jalan Gunung Kawi Denpasar," ujarnya.

Dewa Sayoga, mengatakan, kegiatan sosialisasi dan pemantauan penerapan prokes juga melibatkan instansi terkait, di antaranya TNI, Polri, Dinas Perhubungan yang tergabung dalam Tim Aman Nusa.


"Kegiatan ini bergerak dari Polresta Denpasar menuju Jalan Gunung Sanghyang, Jalan Tunjung Sari, Jalan Kebo Iwa, Jalan Gatot Subroto, Jalan Cokroaminoto, Jalan Sutomo, Jalan Gajah Mada, Jalan Surapati, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Kapten Japa, Jalan Cok AgungTresna, Seputaran Lapangan Bajra Sandhi Renon, Jalan Raya Puputan Renon, Dewi Sartika, dan Jalan Teuku Umar.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut anggota melaksanakan imbauan melalui pengeras suara di sepanjang jalan yang dilalui, dan pada kegiatan ini tim tidak menemukan adanya pelanggaran PPKM.

Selain itu, kata Dewa Sayoga, pihaknya  melakukan kegiatan dengan memantau persimpangan jalan di Kota Denpasar, yang berpotensi terjadinya gangguan sosial, meliputi simpang Gunung Agung, Tohpati, Pesanggaran, Cokroaminoto Ubung, Buluh Indah, Sudirman serta simpang MCD.

"Kami akan terus melakukan pemantauan dan penegakan yustisi, terkait penerapan prokes di masyarakat, sehingga dapat menekan penyebaran COVID-19," katanya. (*)

Editor: Desi Wulandari