DAERAH

Masyarakat Bengkulu Tengah yang Tidak Mau Divaksin akan Dikenakan Sanksi

Petugas kesehatan saat bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga.
Petugas kesehatan saat bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga.


BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, di Provinsi Bengkulu, berencana mengenakan sanksi, kepada masyarakat tidak mau menjalani vaksinasi COVID-19 tanpa alasan medis.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, mengatakan, pemerintah kabupaten berencana, memberlakukan sanksi bagi masyarakat yang tidak mau divaksinasi sampai pada Desember 2021, Kamis (18/11) .
 
"Surat Edaran Bupati Bengkulu juga sudah dibuat, dan bulan ini akan kita sosialisasikan dulu," katanya.

Menurut dia, ada tiga sanksi administrative, yang bakal diberlakukan kepada masyarakat yang tidak mau divaksinasi, yakni penundaan atau penghentian pemberian bantuan sosial, penundaan atau penghentian pemberian layanan administrasi pemerintahan, serta pengenaan denda. Besaran denda, yang akan dikenakan kepada masyarakat, yang tidak mau menjalani vaksinasi COVID-19 tanpa alasan medis jelas, masih dibahas oleh pemerintah kabupaten Bengkulu.

Nurul, juga mengatakan, bahwa pemberlakuan sanksi bagi masyarakat yang tidak mau divaksinasi dilakukan mengacu pada, Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021, tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020, tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Septi Peryadi, mengimbau masyarakat yang belum menjalani vaksinasi COVID-19, segera mendatangi fasilitas pelayanan vaksinasi.


"Silakan masyarakat vaksinasi di puskesmas, atau tempat pelayanan kesehatan lainnya," ujarnya. (*)

Editor: Desi Wulandari