POLHUKAM

Arteria Dahlan Cengeng, Ingat Nggak Kau Bentak-bentak Prof Emil Salim

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Anteria Dahlan (kiri) dan Profesor Emil Salim (kanan). (Net)
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Anteria Dahlan (kiri) dan Profesor Emil Salim (kanan). (Net)

JAKARTA - Banyak pihak yang mencibir sikap reaktif Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Anteria Dahlan, yang langsung mengadu ke Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, terkait insiden ibundanya dimaki-maki di bandara oleh seorang wanita yang mengaku keluarga dari perwira tinggi TNI.

Salah satu pihak yang menyampaikan cibiran adalah pegiat media sosial, Gus Umar Hasibuan. Melalui akun Twitter miliknya, Senin (22/11/2021), Gus Umar menyebut Arteria cengeng.

Gus Umar mengaitkan insiden yang melibatkan ibunda Arteria dengan momen ketika Anggota Komisi III DPR RI itu memaki Emil Salim dalam sebuah acara di televisi swasta nasional.

"Jutaan orang menonton saat Anda maki-maki Prof Emil Salim dan tak satupun anaknya melaporkan Anda Arteria Dahlan kepolisi. Sekarang saat ibu Anda dimaki-maki orang Anda cengeng lapor polisi," tulis @UmarHasibuan75.

Dirinya mengingatkan Arteria Dahlan jika hukum karma pasti berlaku. Dia juga meminta agar anak buah Puan Maharani itu intropeksi diri lantaran hobi memaki.


"Mustinya Anda intropeksi karena kebiasaan Anda maki-maki orang sekarang orang maki-maki ibu Anda. Karma itu nyata," tulis @UmarHasibuan75.

Pada cuitan berikutnya Gus Umar berharap atas insiden itu Arteria Dahlan dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Utamanya dalam berkata-kata.

"Buat Anda AD (Arteria Dahlan). Siapapun pasti marah emaknya dimaki-maki orang termasuk saya. Tapi masih ingatkah mau saat bentak-bentak Prof Emil Salim? Masih mending anak-anak Prof Emil gak laporkan kau ke polisi karena arogansi dan kesombonganmu. Sekarang baru kau rasakan kan sakitnya? Semoga ke depan mulutmu kau jaga," tulisnya.

Arteria Dahlan dikabarkan mendesak KSAD Dudung Abdurrachman untuk mengusut tuntas siapa wanita tersebut. Sebab, wanita tersebut sempat mengaku sebagai anak dari salah seorang jendral bintang tiga di tubuh TNI.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengecam kelakuan perempuan berambut pirang yang mengaku anak pejabat TNI, dan membentak-bentak ibunda dari Arteria Dahlan.

"Perbuatan perempuan tadi sama sekali tidak bisa diterima. Hal ini karena sebagai keluarga dari anggota TNI, pelaku justru harus bisa menjaga nama baik institusi. Jadi ini sama sekali tidak bisa diterima karena sangat arogan," kata Sahroni dalam keterangan kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Bendahara Umum DPP Partai NasDem itu mengatakan, dari video yang beredar dapat dilihat bahwa Arteria Dahlan dan ibundanya sama-sama berusaha menjaga kondusifitas suasana dengan tidak balik berteriak-teriak, apalagi membawa-bawa nama institusi seperti yang dilakukan perempuan tersebut.

Menurut dia, kalau memang benar perempuan pembentak tersebut merupakan keluarga TNI seharusnya yang bersangkutan bisa menjaga nama baik institusi dan tidak emosi, bukan malah petantang-petenteng.

Selain itu, dia menilai Arteria adalah sosok yang sederhana dan tidak suka memamerkan posisinya sebagai anggota DPR RI namun sikap hormat dan tidak arogan harus tetap dilakukan terhadap siapa saja.

"Arteria Dahlan memang kesehariannya adalah sosok yang sederhana, tidak ada kesan pejabat sama sekali. Ini pelajaran bagi siapa pun agar jangan menilai orang dari luarnya, hormati semua orang mau dia pejabat, rakyat biasa, mau keren, atau gayanya sederhana, semua sama," ujarnya.


Video Terkait:
Anggota DPR RI Dilaporkan ke Polisi Terkait Pencabulan Anak
Editor: Saeful Anwar