POLHUKAM

Disesali, Kemampuan Erick Thohir Hanya Bisa Urus Toilet

Tangkapan Layar Video Menteri BUMN, Erick Thohir saat berbincang dengan panjaga toilet di SPBU Pertamina. (Net)
Tangkapan Layar Video Menteri BUMN, Erick Thohir saat berbincang dengan panjaga toilet di SPBU Pertamina. (Net)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir diminta untuk mengurus persoalan yang besar, bukan hanya mengurus masalah kecil, reperti toilet SPBU yang nilainya Rp2.000-Rp4.000.

Hal tersebut disampaikan pakar komunikasi politik, Hendri Satrio saat dihubungi Info Indonesia, Rabu (24/11/2021), pasca Erick mengeluarkan pernyataan agar seluruh toilet di SPBU Pertamina gratis.

"Ya yang gedelah yang diperhatiin, jangan cuma yang receh-receh gini," ujar Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI ini.

Satrio menyesali sikap Erick yang lebih memilih bicara toilet daripada memikirkan maskapai penerbangan plat merah, Garuda Indonesia yang dilanda kebangkrutan. Bahkan, masalah meledaknya kilang pertamina yang terjadi secara terus-menerus.

"Erick nggak komen apa-apa tentang meledaknya kilang pertamina," katanya.


Sebelumnya, Erick Thohir beserta Komisaris Pertamina sempat mengikuti pengarahan dan kena semprot dari Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan itu, presiden melampiaskan kekesalannya atas terhambatnya investasi karena rumitnya birokrasi.

Namun, Satrio mengatakan seharusnya Erick Thohir tidak merespons hanya dengan menggratiskan biaya toilet SPBU. Menurutnya banyak hal yang sebetulnya bisa dilakukan oleh Erick Thohir yang dapat berimbas lebih besar kepada masyarakat.

"Misalnya menghilangkan biaya transfer antar bank, atau kemudian menghilangkan biaya tarik rekening di ATM, banyak hal sebetulnya yang bisa dia lakukan lebih besar," kata dia.

Dia menilai, yang sedang dilakukan oleh menteri BUMN tersebut ialah mendongkrak panggung popularitas politiknya, sebab namanya kerap dianggap sebagai sosok yang potensial untuk maju di Pilpres 2024.

"Sebetulnya kan Erick lagi coba mengembangkan panggung politiknya itu, ini kan salah satu panggung yang diperhatikan orang ya toilet gratis ini," ujarnya.

Editor: Saeful Anwar