WARNA-WARNI

Kini Penari Bisa Miliki Sertifikasi

(Dok. LSKTMI)
(Dok. LSKTMI)

JAKARTA - Lembaga Sertifikasi Kompetensi Tari Moderen Indonesia (LSKTMI) resmi diluncurkan.

LSKTMI merupakan lembaga mandiri berbadan hukum yang dibentuk oleh dua asosiasi profesi yaitu Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia (ASKI) dan Asosiasi Pendidik dan Praktisi Seni Pertunjukan Indonesia (PRASASTI). 

Ketua LSKTMI, Sussi Andri, mengatakan, LSKTMI telah dikukuhkan pada 30 Juni 2021 oleh Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Menurutnya, LSKTMI dibentuk untuk kepentingan masyarakat Indonesia pada umumnya, khususnya para peserta didik dan instruktur tari moderen.

"Dengan adanya peresmian ini, penari dapat tersertifikasi dari Kemendikbud Ristek dan memiliki standar yang sama untuk bersaing dalam era globalisasi," ujar Sussi dalam peluncuran dan sosialisasi LSKTMI secara virtual yang diikuti Info Indonesia, Rabu (24/11/2021).

Sussi menuturkan, lulusan program kursus dan pelatihan tari moderen Indonesia yang telah mengikuti ujian di LSKTMI harus memiliki sikap dan tata nilai, kemampuan di bidang kerja, pengetahuan operasional dan pengetahuan faktual dalam menampilkan gerakan tari sederhana (solo) dan secara sendiri dengan menggunakan musik.


Tarian juga harus mengacu pada koreografi dan teknik gerak yang telah ditetapkan, sehingga penari mampu menampilkan harmonisasi antara gerak dan musik.

"Jabatan kerja yang dapat ditempati dan dilakukan oleh lulusan kursus dan pelatihan tari moderen Indonesia ini adalah sebagai seorang penari atau instruktur tari moderen," katanya.

Selain itu, sertifikasi TMI juga bisa memberi bukti agar penari mendapatkan pengakuan secara nasional, sebab resmi dikeluarkan oleh Kemendikbud Ristek.

"Kemudian dapat bersaing di dalam dan luar negeri. Jadi sertifikat akan terpakai di dalam dan luar negeri. Jika penari keluar negeri bisa ditunjukkan ini sertifikatnya. Apalagi untuk penari yang merindukan sertifikasi dan pengakuan," tambah Sussi.

Dalam peluncuran ini juga ditampilkan tarian secara virtual juga video perjalanan sejarah tari di dunia sejak abad 15. Untuk diketahui, LSKTMI memiliki visi dalam menjalankan tugasnya yaitu Indonesia harus memiliki penari dan instruktur tari moderen yang sehat, memiliki sikap dan kepekaan sosial, kreativitas tinggi serta mendapat pengakuan nasional dan internasional. Selain itu, dalam misinya, pertama yaitu mengembangkan standar mutu sertifikasi kompetensi penari dan instruktur tari moderen. Kedua, mengembangkan sarana dan fasilitas sertifikasi kompetensi penari dan instruktur tari moderen. Ketiga adalah pelaksanakan sertifikasi kompetensi penari dan instruktur tari moderen. 

Artikel ini juga ditayangkan di Koran Info Indonesia.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo