DAERAH

Kinerja Dipertanyakan, DPRD DKI Pangkas Anggaran TGUPP Anies

Rapat DPRD DKI Jakarta. (Info Indonesia)
Rapat DPRD DKI Jakarta. (Info Indonesia)

JAKARTA - Anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) besutan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dipangkas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menjadi Rp12,5 miliar.

Anggaran ini berkurang sebesar Rp7,3 miliar dari yang awalnya diusulkan sebesar Rp19,8 miliar. Hal ini diputuskan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang digelar Rabu (25/11/2021) sore hingga malam.

"Cukup ya, saya mengambil jalan tengah dari Rp15,2 miliar jadi Rp12,5 miliar," ujar Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Sebelum anggaran ini dipotong, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono meminta agar anggaran untuk TGUPP dihapus atau ditiadakan pada 2022.

Sebab, menurut dia, fungsi TGUPP belum terlihat maksimal dan justru acap kali mengganggu kinerja jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).


"Output TGUPP itu apa? Output kerjanya apa? Output TGUPP apa sampai menghabiskan uang rakyat sekian miliar setiap tahun," kata Gembong.

Walau demikian, ada sejumlah anggota dewan yang ingin agar anggaran tersebut tetap dialokasikan. Mengingat ini merupakan tahun terakhir Gubernur Anies Baswedan sebelum mengakhiri masa jabatannya pada Oktober 2022.

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono pun memberi saran jalan tengah. Agar anggaran TGUPP tetap ada, tapi alokasinya disunat menjadi Rp15,2 miliar.

Dengan jumlah anggotanya yang mencapai 68 orang, mereka hanya akan mendapat 10 bulan gaji atau sampai Anies lengser dari jabatannya.

Meski demikian, tetap diputuskan bahwa anggaran untuk TGUPP adalah Rp12,5 miliar untuk tahun 2022.

Laporan: Ryana Aryadita

Editor: Saeful Anwar