DAERAH

Diduga Punya Banyak Kasus, Massa Aksi Desak Jokowi Pecat Jaksa Agung Burhanuddin

Aksi Demo Aliansi Anak Bangsa Republik Indonesia dan Gerakan Muda Indonesia Muda Desak Presiden Jokowi Pecat Jaksa Agung Burhanuddin. (Info Indonesia/Moehamad Dheny)
Aksi Demo Aliansi Anak Bangsa Republik Indonesia dan Gerakan Muda Indonesia Muda Desak Presiden Jokowi Pecat Jaksa Agung Burhanuddin. (Info Indonesia/Moehamad Dheny)

JAKARTA - Aliansi Anak Bangsa Republik Indonesia dan Gerakan Muda Indonesia Muda melakukan aksi turun ke jalan menuntut Presiden RI, Joko Widodo segera menindak tegas Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang diduga memiliki banyak kasus.

Aksi tersebut dilakukan di depan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (25/11/2021), pada pukul 14.30 WIB. Adapun peserta aksinya terdiri dari kelompok pemuda dan mahasiswa.

Koordinator Aliansi Anak Bangsa Republik Indonesia, Frans mengatakan, pemerintah sama saja tidak menghormati hukum apabila tidak menindak Jaksa Agung Burhanuddin secara tegas.

"Menurut kami, ini merupakan tindakan tercela dan tidak menghormati hukum apabila dugaan poligami tidak sesuai dengan aturan yang dilakukan oleh jaksa agung tersebut tidak diusut tuntas oleh pemerintah," kata Frans.

Ada dua tuntutan yang digaungkan Aliansi Anak Bangsa Republik Indonesia dan Gerakan Muda Indonesia Muda. Pertama, mendesak Presiden Joko Widodo untuk memerintahkan menteri PANRB untuk memeriksa dugaan adanya poligami yang melibatkan Jaksa Agung RI.


Kedua, mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot Jaksa Agung apabila dugaan poligami yang melibatkan ASN Kejaksaan Agung terbukti karena telah melanggar peraturan perundang-undangan.

Tuntutan untuk memberikan tindakan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin ternyata bukan kali ini saja, Info Indonesia mencatat sudah terdapat beberapa laporan yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kepada pihak berwenang.

Persoalan status kawin Jaksa Agung ST Burhanuddin dengan Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel), Mia Amiati pertama kali dilaporkan oleh LSM Jaga Adhyaksa ke Komite Apartur Sipil Negara (KASN). Kala itu laporan diterima langsung oleh Ketua KASN, Agus Pramusinto di ruang kerjanya, di Jalan Letjen M.T. Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2021).

Kemudian, LSM yang berbeda, yaitu Koalisi Masyarakat Penjaga Adhyaksa (Komjak) juga ikut melaporkan Jaksa Agung ST Burhanuddin ke Kementerian Dalam Negeri, Rabu (17/11/2021), terkait KTP ganda milik Jaksa Agung, dan kartu keluarga atas nama Mia Amiati Direktur PPS Jamintel, yang disebut-sebut sebagai istri kedua Jaksa Agung Burhanuddin.

Tidak berhenti sampai disitu, Komjak juga melaporkan dugaan poligami antara Jaksa Agung, ST Burhanuddin, dengan Direktur PPS Jamintel, Mia Amiati, ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Selasa (23/11/2021).

Editor: Saeful Anwar