DAERAH

Fraksi Golkar Akui Kinerja TGUPP Ahok Lebih Baik Dibanding Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (kemeja Putih) dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kemeja batik). (Net)
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (kemeja Putih) dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kemeja batik). (Net)


JAKARTA - Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengakui jika Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Anies Baswedan, memang tidak terlihat kinerjanya.

Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD DKI, Judistira Hermawan saat dihubungi wartawan, Kamis (25/11/2021), sekaligus merespons pernyataan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono saat rapat Badan Anggaran (Banggar), Rabu (24/11/2021) lalu, yang menyebut TGUPP tidak ada kinerjanya.

"Kinerjanya selama ini memang tidak terlalu kelihatan. Mereka hanya memberikan masukan ke Pak Anies," kata Judistira.

Menurut kakak artis Nia Ramadhani ini, kinerja TGUPP di zaman Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lebih baik dibandingkan pada era Anies Baswedan.

"Memang lebih baik TGUPP periode (gubernur) sebelumnya. Tapi kalau bicara masalah anggaran mungkin itu kan menunjang kinerja Pak Anies," kata dia.


Sementara itu, dari segi anggaran, memang harus tetap ada sebagai tunjangan kerja TGUPP. Asalkan, TGUPP tidak mencampuri atau menghalangi kinerja SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Anggota Komisi D DPRD ini pun, meminta supaya TGUPP bekerja sesuai tugasnya yakni memberikan masukkan ke Anies mengenai program yang mesti dituntaskan.

"Yang penting tidak menghalangi kinerja dinas atau SKPD lain. Tugasnya adalah memberikan masukkan kepada Pak Anies," kata dia.

Saat ini, jumlah anggaran untuk TGUPP dipangkas oleh DPRD DKI Jakarta menjadi Rp12,5 miliar. Anggaran ini berkurang sebesar Rp7,3 miliar dari yang awalnya diusulkan sebesar Rp19,8 miliar. 

Hal tersebut diputuskan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang digelar, Rabu (25/11/2021) sore hingga malam.

Editor: Saeful Anwar