OLAHRAGA

Marquez Absen Lagi MotoGP 2022

Marc Marquez. (Net)
Marc Marquez. (Net)


JAKARTA - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, kemungkinan tidak bisa membela timnya pada MotoGP 2022.

Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengatakan, Marquez masih jauh dari kata sembuh dari masalah penglihatan yang dialaminya. Cedera yang dialami The Baby Allien itu terjadi saat menjalani latihan motocross akhir bulan lalu. Akibatnya, Marquez absen di dua race pamungkas MotoGP 2021 yang berlangsung di Portugal dan Spanyol.

Marquez diperkirakan akan absen di beberapa seri awal MotoGP 2022, yang akan dimulai pada Maret 2022 di Qatar. Bahkan, Puig mengisyaratkan motor yang selama ini dipakai Marquez akan diserahkan kepada rekan setimnya. Selama 2021, Marquez mengendarai motor RC213V dengan pengembangan baru. Tahun depan yang merupakan tahun kedua motor itu, Puig harus menyerahkannya kepada Pol Espargaro, serta pembalap LCR Alex Marquez dan Takaaki Nakagami.

"Sekarang kami harus memiliki tahun kedua pengembangan tanpa pembalap yang telah memenangkan banyak balapan. Ini bukan skenario terbaik, tapi balapan tidak selalu seperti yang Anda inginkan," kata Puig dikutip dari laman Crash, Selasa (30/11/2021). 

"Jadi sekarang kami harus mencoba memahami apa arah kami dengan tiga orang lainnya, yang tentu saja cepat, tetapi mereka tidak memiliki pengalaman menang dengan motor yang dimiliki Marc. Tapi inilah adanya," lanjutnya.


Puig mengatakan tim Honda tidak bisa berbuat apa-apa dengan cedera yang dialami juara dunia delapan kali itu. Dia hanya bisa menunggu perkembangan dari kondisi sang pembalap.

"Jadi Honda akan terus bekerja, mencoba mencari motor untuk tahun depan, dan ketika saatnya tiba, ketika dia siap, kami akan memberinya motor yang menurut kami adalah pilihan terbaik kami, dari semua suku cadang dan info yang kami kumpulkan darinya, pengendara lainnya," ucapnya.

"Tidak ada yang istimewa yang akan kita lakukan selain menunggu sampai Marc kembali dan fit," kata Puig.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di Koran Info Indonesia.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo