POLHUKAM

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Antisipasi Reuni 212

Suasana aksi reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12/2019). (ANTARA)
Suasana aksi reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12/2019). (ANTARA)


JAKARTA - Sebanyak 4.218 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiaga mencegah aksi Reuni 212 di Ibu Kota. Meskipun telah dilarang, aparat khawatir reuni ini tetap digelar.

"4.218 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemda dikerahkan," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Polisi Sam Suharto dikutip dari Antara, Rabu (1/11/2021).

Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Pol. Marsudianto mengatakan pengamanan ini merupakan bentuk operasi kemanusiaan demi menyelamatkan warga dari penyebaran COVID-19.

"Ini adalah kegiatan keramaian," ujar Marsudianto.

Oleh karena itu, kegiatan Reuni 212 termasuk unsur tindak pidana Pasal 510 KUHP ayat 1, yakni mengadakan keramaian umum dan mengadakan pawai di jalan umum.


Dalam mengantisipasi kerumunan, Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan menutup jalan menuju kawasan Bundaran Patung Kuda dan Monas mulai Rabu malam pukul 24.00 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo mengatakan penutupan jalan berlaku mulai Rabu pukul 24.00 WIB hingga Kamis pukul 21.00 WIB.

"Area yang akan ditutup adalah area di seputar Patung Kuda dan Kawasan Monas. Jadi semua area tersebut dinyatakan sebagai kawasan terbatas atau 'restricted area'," tutur Sambodo.


Video Terkait:
Jokowi Dipastikan Tak di Jakarta Saat Momen Reuni 212
Editor: Khoirur Rozi