DAERAH

Dosen Unsri Pelaku Pelecehan Seksual Dinonaktifkan

Dosen Unsri ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual kepada mahasiswi digiring keluar dari ruang penyidikan di Mapolda Sumsel pada Senin (6/12/2021).
Dosen Unsri ditetapkan sebagai tersangka pelecehan seksual kepada mahasiswi digiring keluar dari ruang penyidikan di Mapolda Sumsel pada Senin (6/12/2021).


PALEMBANG - Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri), Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang disangka melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswi sudah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai kepala program studi.

"​​​​​​Klien kami ini dinonaktifkan sementara selaku kepala prodi oleh pimpinannya, yaitu dari dekan dan SK rektor sejak kemarin, Selasa (7/12/2021)," kata Ghandi Arius, penasihat hukum dosen pelaku pelecehan seksual, di Palembang, Rabu (8/12/2021).

Ia menjelaskan, universitas menonaktifkan kliennya dari jabatan agar bisa berkonsentrasi menjalani proses hukum berkenaan dengan perkara pelecehan seksual. Ghandi juga mengemukakan bahwa tuduhan pelecehan seksual yang disampaikan kepada kliennya murni masalah pribadi kliennya.

"Nama instansi Unsri tidak terlalu dikait-kaitkan dalam kasus ini karena ini menyangkut pribadi, bukan instansi. Kami yakin polisi netral ada di di tengah-tengah masalah ini karena mereka polisi negara bukan polisi kelompok orang," paparnya.

Forum Komunikasi Organisasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri membenarkan informasi penonaktifan dosen pelaku pelecehan seksual dari jabatan sebagai kepala program studi.


"Dekan menyampaikan telah diputuskan dalam rapat pimpinan FE (Fakultas Ekonomi) yang digelar sebelum audiensi dilakukan," kata Ketua BEM KM Fakultas Ekonomi, Farrel Farhan, merujuk pada audiensi Forum Komunikasi Organisasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri dengan pejabat universitas dan fakultas pada Selasa (7/12/2021).

Menurutnya, dosen tersebut dinonaktifkan dari jabatan sebagai kepala program studi di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unsri serta dibebaskan dari tugas mengajar, menjadi pembimbing skripsi, menguji skripsi dan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan mahasiswa di Fakultas Ekonomi sampai proses hukum selesai.

"Ketua Jurusan Manajemen akan mengkoordinir perubahan dosen pembimbing bagi mahasiswa yang berada di bawah naungan terduga pelaku untuk segera digantikan dengan dosen pembimbing lainnya," kata Farrel.

Selain itu, Fakultas Ekonomi Unsri memberikan jaminan perlindungan kepada mahasiswi yang menjadi korban pelecehan sang dosen serta memfasilitasinya dalam urusan akademik.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo