OLAHRAGA

Bonus Piala Thomas Sudah Lunas

Tim Piala Thomas Indonesia yang berhasil membawa gelar juara pada 17 Oktober 2021. (BWF)
Tim Piala Thomas Indonesia yang berhasil membawa gelar juara pada 17 Oktober 2021. (BWF)


JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga menepati janjinya untuk memberikan bonus kepada tim Indonesia yang berhasil membawa pulang trofi Piala Thomas 2020.

Bonus sebesar Rp10 miliar diberikan pemerintah sebagai apresiasi atas pencapaian membawa pulang gelar juara yang sudah dinantikan selama 19 tahun.

Pemberian bonus tersebut secara simbolis diserahkan kepada Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Agung Firman Sampurna, di Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (27/12/2021).

"Penghargaan ini merupakan pelecut, pemicu, baik bagi atlet maupun organisasi cabang olahraga yang melakukan pembinaan. Bagi atlet, penghargaan adalah insentif untuk menstimulasi, memperkuat tekad dan semangat untuk menjaga, membina dan meningkatkan prestasi tersebut," kata Agung dalam sambutan secara virtual.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti, mengatakan, pemberian penghargaan ini sedikit terlambat dari jadwal awal karena ada revisi, mengingat bonus untuk Piala Thomas sebelumnya tidak masuk rencana anggaran 2021.


Tak hanya itu, Kemenpora juga menjadi salah satu kementerian/lembaga yang mengalami beberapa kali refocusing anggaran 2021 akibat pandemi COVID-19.

"Dalam sebuah perencanaan anggaran penghargaan memang kami tidak berhasil merencanakan bonus kepada tim Piala Thomas. Karena memang ditengok rekam jejak selama lebih dari lima tahun, maka Dirjen Anggaran tidak bisa menganggarkan bonus ini. Karena memang berdasarkan data, ternyata tidak ada target ke sana," ungkap Chandra.

"Alhamdulillah pada 2021 akhir Desember ini, kami dapat limpahan revisi dan kami segera melakukan revisi ini akhir tahun," sambungnya.

Pemberian bonus kejuaraan single event seperti Piala Thomas memang belum diatur jelas dan spesifik dalam undang-undang atau peraturan menteri. Ini berbeda dengan multievent, seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Menpora Zainudin Amali sebelumnya mengaku telah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan untuk memberikan bonus sebagai penghargaan kepada skuad Merah Putih yang telah merebut kembali Piala Thomas setelah penantian 19 tahun. Namun Zainudin memutuskan bonus akan diberikan melalui induk organisasi cabang olahraga untuk kemudian disalurkan kepada para atlet.

Artikel ini juga dimuat di Koran Info Indonesia.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo