DAERAH

Kabupaten Muba Raih Indeks SPBE Tertinggi di Sumsel

Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP. (Ist)
Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga AP. (Ist)


SEKAYU - Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1503  tanggal 24 Desember 2021 tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah memutuskan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin meraih indeks SPBE tertinggi di Sumatera Selatan dengan nilai 2.82 dan Predikat Baik. 

"Capaian SPBE Muba melampaui capaian SPBE Pemprov Sumsel yakni 2.62. Tahun sebelumnya Pemkab Muba di bawah Provinsi Sumsel, Kota Palembang, Muaraenim dan Banyuasin tetapi tahun 2021 ini Pemkab Muba meraih nilai tertinggi di Sumsel. Hasil ini semuanya hasil kolaborasi bersama OPD yang tergabung dalam Tim Koordinasi SPBE, dan kita terus bersinergi ke depannya," jelas Kepala Dinas Kominfo yang juga Sekretaris Tim Koordinasi SPBE Pemkab Muba, Herryandi Sinulingga AP, di Sekayu, Kamis (30/12/2021).

Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba itu menerangkan, SPBE menurut Peraturan Presiden RI Nomor 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE. 

"Tata kelola SPBE adalah kerangka kerja yang memastikan terlaksananya pengaturan, pengarahan dan pengendalian dalam penerapan SPBE secara terpadu," jelas Sinulingga. 

Lanjutnya, manajemen SPBE adalah serangkaian proses untuk mencapai penerapan SPBE yang efektif, efisien dan berkesinambungan, serta layanan SPBE yang berkualitas. 


"Layanan SPBE adalah keluaran yang dihasilkan oleh satu atau beberapa fungsi aplikasi SPBE dan yang memiliki nilai manfaat. Dan ini semua wajib dilakukan seluruh pemerintah pusat dan daerah, kementerian dan lembaga berdasarkan arahan Presiden RI per tanggal 3 Agustus 2020 tentang lima langkah percepatan infromasi digital. Yakni melakukan percepatan dan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital serta penyediaan layanan internet, mempersiapkan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis, percepatan integrasi pusat data nasional, mempersiapkan kebutuhan SDM talenta digital, serta mempersiapkan regulasi dan skema pendanaan transformasi digital," urai Sinulingga

Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, mengapresiasi capaian tersebut dan meminta agar terus ditingkatkan. 

"Capaian ini yang sangat baik. Untuk itu, saya meminta seluruh OPD Pemkab Muba terus bersinergi bersama dalam penerapan SPBE di Musi Banyuasin dan tingkatkan layanan publik yang lebih baik. Dan lakukan inovasi-inovasi layanan berbasis IT di OPD masing-masing jangan ego tetapi berkolaborasi bersama dan sistem terintegrasi serta dapat berbagi pakai," ujarnya. 

Ketua PMI Muba ini menambahkan bahwa agar menjadi pekerjaan rumah (PR) ke depan untuk mencapai hasil yang sesuai target dan berdasarkan isu strategis pembangunan yang disampaikan Presiden RI pada pembukaan presidensi G20 Indonesia yakni tiga fokus utama pembangunan, antara lain penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi berbasis digital dan transisi menuju energi berkelanjutan.

"Dan semua yang kita kerjakan saat ini semoga dapat memberikan kontribusi positif demi peningkatan pelayanan kita ke masyarakat Muba," tandas Beni Hernedi.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo