EKONOMI

Ibu-ibu, Harga Bahan Pokok Turun Setelah Tahun Baru

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (29/12/2021). (Dok Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (29/12/2021). (Dok Kemenko Perekonomian)


JAKARTA - Harga bahan pokok akan turun perlahan usai momen Natal dan Tahun Baru 2022.

Pengamat Ekonomi Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Dzulfian Syafrian mengatakan, Natal dan Tahun Baru menjadi momentum dan pemulihan ekonomi setelah kasus COVID-19 memuncak  di Juli 2021.

Hal itu pula, lanjut Dzulfian, yang membuat beberapa harga bahan pokok, di antaranya telur, minyak goreng, dan cabai, merangkak naik.

Selain itu terdapat faktor spesifik yang menyebabkan harga bahan pokok tertentu melonjak tajam di pengujung 2021.

"Untuk cabai, itu karena panen atau produksinya terdistorsi oleh musim hujan," ujar Dzulfian.


Kemudian telur, tambahnya, harga naik karena sedang mengambil momen Natal dan Tahun Baru, terlebih selama COVID-19 harga telur seringkali terjun di bawah harga yang diharapkan peternak.

Selain itu kenaikan harga minyak goreng terjadi karena melonjaknya harga Crude Palm Oil (CPO) yang sangat tajam.

"Hal itu lantaran kenaikan permintaan global dan domestik sebagai konsekuensi pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19," pungkas Dzulfian. (*)

Editor: Rio Taufiq Adam