DAERAH

Pemprov Kaltim Anggarkan Bonus Atlet PON di APBD 2022

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. (Biro Humas Pemprov Kaltim)
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi. (Biro Humas Pemprov Kaltim)


SAMARINDA - Bonus atlet Kalimantan Timur (Kaltim) peraih medali pada PON XX 2021 Papua, dianggarkan Pemerintah Provinsi Kaltim melalui APBD pada 2022.

Informasi tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, kepada wartawan, di Samarinda, Minggu (2/1/2022).

"Bonus sudah dianggarkan di APBD 2022, usulan sudah ada dari KONI Kaltim," kata Wagub Kaltim.

Namun, soal besaran atau nilai bonus yang akan diberikan kepada para olahragawan asal Kaltim, Hadi Mulyadi belum menyebutkannya. Hal itu karena angka bonus atlet saat ini masih diusulkan ke DPRD Kaltim.

"Untuk nominalnya belum bisa disebutkan, nanti salah lagi kalau disebut. Pokoknya angkanya sudah ada, nanti kalau disetujui baru disebutkan," kata Hadi Mulyadi.


Sejumlah atlet Kaltim berharap besaran bonus yang diberikan Pemprov Kaltim bisa segera direalisasikan dengan nilai yang tidak terjadi jauh dengan atlet daerah lain.

"Bagi kami tentunya berharap bonus segera cair, mudah- mudahan nilainya lebih besar dari PON sebelumnya," kata M Aliansyah pegulat Kaltim peraih medali emas di PON Papua.

Pada perhelatan PON Papua 2021, Kaltim finis di posisi ketujuh. Kaltim masih berada di bawah kontingen Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Papua, Bali, dan Jawa Tengah.

Kontingen Kaltim mengumpulkan 25 medali emas, 33 medali perak, dan 42 perunggu.

Seperti dikutip Antara, pada pelaksanaan PON ke-17 di Kaltim 2008, pemprov memberikan bonus kepada atlet peraih medali emas sebesar Rp150 juta.

Pada PON ke-18 2012 di Riau, atlet mendapat bonus Rp250 juta, terakhir di PON ke-19 di Jawa Barat 2016, Pemprov Kaltim memberikan bonus atlet peraih medali emas sebesar Rp200 juta.


Video Terkait:
Buaya Sepanjang 6 Meter Diamankan dari Labuan Cermin
Editor: Saeful Anwar