WISATA

KALEIDOSKOP 2021

Kerja Keras Buat Pariwisata Bergeliat Lagi

Menparekraf, Sandiaga Uno. (Net)
Menparekraf, Sandiaga Uno. (Net)

JAKARTA - Sepanjang 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membawa beban untuk bisa kembali menghidupkan sektor pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19.

Sandiaga Uno dan Angela Tanoesoedibjo bergerak dengan gesit untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Jargon pun sudah disiapkan Sandi untuk mengatasi dampak pandemi, yakni Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama) dan Gaspol (garap semua potensi yang ada). Sejak Januari hingga Desember, Kemenparekraf telah melakukan banyak pekerjaan agar sektor pariwisata bisa dibuka, khususnya untuk wisatawan asing, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Aspek Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE) jadi salah satu yang ditekankan kepada pelaku pariwisata. Tujuannya untuk meyakinkan wisatawan bahwa destinasi wisata, termasuk akomodasinya, sesuai dengan standar pencegahan COVID-19. Bang Sandi juga sempat mencetuskan kebijakan Work From Bali (WFB) guna membangkitkan kembali sektor wisata penunjang ekonomi di Pulau Dewata. Kemenparekraf bersama Kementerian Luar Negeri mempersiapkan penerapan Travel Corridor Arrangement (TCA). Selain itu, Kemenparekraf memastikan pelaku usaha di sektor wisata mendapatkan dana hibah senilai Rp3,7 triliun yang dianggarkan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021.

JANUARI
Pada awal tahun ini, Kemenparekraf menekankan aspek Cleanliness, Health, Safety dan Environmental Sustainability (CHSE) dapat diterapkan dengan baik di seluruh tempat wisata maupun penginapan di seluruh Indonesia. Sandi mengajak seluruh pihak berkolaborasi menjadikan 2021 sebagai kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal itu sebagai upaya membuka lapangan kerja selebar-lebarnya. Satu per satu diwujudkan Kemenparekraf dengan konsisten melakukan kolaborasi, yang bersamaan dengan strategi kebijakan yang dianggap mampu mewujudkan segala harapan tersebut.

FEBRUARI
Kemenparekraf berkolaborasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk mewujudkan kebijakan terkait visa jangka panjang yang memungkinkan wisatawan asing dapat tinggal di Indonesia hingga 5 tahun.


Sandi berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan kualitas pariwisata. Hal tersebut berdasarkan potensi satu miliar warga dunia yang berusia 60 tahun ke atas memiliki pendapatan lebih dari USD1,5 triliun, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk berbelanja dan berwisata lebih lama.

Visa berkonsep long term stay second home selama 5 tahun tersebut diketahui memiliki syarat tertentu. Salah satunya, wisatawan mancanegara harus melakukan deposit uang senilai Rp2 miliar. Wisatawan mancanegara yang membawa keluarga harus menyetor deposit senilai Rp2,5 miliar.

MARET
Kemenparekraf bersama Kementerian Luar Negeri mempersiapkan penerapan Travel Corridor Arrangement (TCA). Saat itu pihaknya menginisiasikan pembukaan TCA di Batam, Bintan, dan Kepulauan Riau, yang diharapkan akan menggeliatkan lapangan kerja dan kebangkitan ekonomi. Pada bulan yang sama, Sandi melakukan kunjungan ke Likupang, Minahasa Utara untuk memastikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa hidup. Sandi melihat Likupang cocok untuk menggelar kegiatan Meeting, Incentive, Exhibition dan Event (MICE).

APRIL
Sandiaga mengumumkan bahwa wisatawan domestik mengalami peningkatan hingga 50 persen dari angka normal sebelum pandemi. Sepanjang April, jumlah turis domestik per hari mencapai 4.500 kedatangan per hari. Angka tersebut meningkat dari target Kemenparekraf sebesar 3.600 orang per hari.

"Di masa pandemi, destinasi wisata kita harus bertransformasi agar lebih berkualitas dan berkelanjutan," ujar Sandi.

MEI
Kemenparekraf memastikan pelaku usaha di sektor wisata mendapatkan dana hibah senilai Rp3,7 triliun yang dianggarkan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021. Dana hibah tersebut diperluas untuk pelaku usaha di sektor biro perjalanan pariwisata. Sehingga penerima dana hibah mengacu pada data pajak hotel, restoran dan hiburan, hingga pajak penghasilan dan pertambahan nilai untuk usaha biro perjalanan wisata. Saat itu, Sandi berharap mereka yang telah menerima stimulus agar mampu meningkatkan kemampuan dan siap menghadapi tren pariwisata di era pasca-pandemi.

JUNI
Kemenparekraf mematangkan kesiapan destinasi dan infrastruktur yang diklaim menjadi tolok ukur dalam menentukan kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu caranya dengan mengoptimalkan teknologi untuk mengurangi kontak fisik (cashless payment, informasi digital) serta menekankan CHSE. Di bulan yang sama, Kemenparekraf juga mendukung pengemasan cerita dari berbagai event lewat program "Spirit of Indonesia" yang penyelenggaraannya berkolaborasi dengan National Geographic sebagai strategi promosi.

JULI
Kemenparekraf mengeluarkan kebijakan Work From Bali (WFB). Kebijakan itu dikeluarkan seiring dengan tren kunjungan wisatawan nusantara yang datang ke Bali mencapai 7.500 orang, atau meningkat tiga kali lipat dibanding Januari sebanyak 2.500 orang.

AGUSTUS
Kemenparekraf memberikan Tanda Kehormatan Satyalancana Kepariwisataan kepada lima orang, yakni (Alm) Ida Pedanda Gede Ngurah Karang (Bali), Tjokorda Gde Putra Artha Astawa Sukawati (Bali), Nuryanto (Jawa Tengah), Yohan Tangke Salu (Sulawesi Selatan), dan Suhardi (Sulawesi Selatan). Mereka dinilai punya jasa besar dalam meningkatkan pembangunan, kepeloporan, dan pengabdian di bidang kepariwisataan, yang dibuktikan dengan fakta konkret lebih dari lima tahun secara terus-menerus.

Sandi juga memaparkan alokasi anggaran Kemenparekraf 2021, di mana dalam realisasinya mengalami realokasi dan refocusing sebanyak empat kali. Sehingga, pagu anggaran yang awalnya berjumlah Rp4.907.148.382.000 direalokasi hingga tersisa Rp2.880.366.582.000 atau 58,7 persen dari total pagu awal.

"Realokasi ini dilaksanakan sesuai dengan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) yang ditetapkan pada 25 Februari 2021, 31 Mei 2021, 28 Juli 2021, dan 16 Agustus 2021. Total pagu anggaran yang mengalami realokasi dan refocusing adalah Rp2.026.781.800.000 atau sekitar 41,3 persen," jelas Sandi.

SEPTEMBER
Kemenparekraf mendorong pengembangan wisata kesehatan (wellness tourism). Sandi menganggap wisata kesehatan menjadi program unggulan untuk memberdayakan wisatawan nusantara. Sandi memperluas cakupan wisata kesehatan di sejumah daerah, seperti Jakarta, Medan, hingga Bali.

"Ini adalah pariwisata berbasis quality and sustainability dan kita tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri. Misalnya di RS Eka Hospital, untuk perawatan tulang belakang/spine, sudah menggunakan alat kedokteran buatan Jerman yang merupakan satu-satunya di Asia Tenggara," ujar Sandi.

OKTOBER
Bandara I Gusti Ngurah Rai resmi dibuka pada 14 Oktober untuk perjalanan internasional. Saat itu, Kemenparekraf menekankan fokus kesehatan dan keselamatan. Wisatawan mancanegara maupun masyarakat Indonesia diminta untuk disiplin protokol kesehatan. Kemenparekraf juga menyediakan asuransi kesehatan bagi wisatawan mancanegara yang nilainya mencapai Rp1 miliar.

"Pemerintah telah menetapkan dua premi asuransi kesehatan bagi wisman. Yakni, asuransi kesehatan dengan premi Rp800 ribu dan Rp1 juta. Premi ini memiliki nilai tanggungan maksimal Rp1,6-2 miliar dengan masa berlaku 30-60 hari. Jadi, apabila wisman tidak memiliki asuransi di negara asal, mereka bisa membeli asuransi saat tiba di Indonesia," katanya.

Kemenparekraf juga memperkuat link and match antara pendidikan dan pelatihan vokasi  di Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) yang berada di bawah naungan Kemenparekraf, untuk disesuaikan dengan kebutuhan sumber daya manusia pada industri pariwisata.

NOVEMBER
Wakil Menparekraf, Angela Tanoesoedibjo, menyoroti kerentanan pekerja perempuan di sektor seni dan kreatif. Angela menegaskan Kemenparekraf berpihak pada perempuan di industri seni kreatif. Dia mengakui banyak hal yang harus dikerjakan ke depan, termasuk jaminan pekerja perempuan dalam dunia seni. Sehingga menjadi pijakan awal dan dorongan bagi kebijakan dan program pemerintah.

"UU Ekonomi Kreatif memang tidak secara spesifik berbicara tentang situasi pekerja perempuan. Dengan masukan hari ini, menjadi langkah awal bersinergi merumuskan kebijakan yang bisa menjawab kebutuhan pekerja perempuan sebagai penguatan ekosistem ekonomi kreatif,” ujarnya.

Kemenparekraf juga menobatkan Aceh sebagai Kota Kreatif Indonesia 2021. Bulan November juga ada event World Superbike (WSBK), yang dinilai telah menciptakan multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian Nusa Tenggara Barat (NTB).

DESEMBER
Sandi mengatakan Kemenparekraf tengah mendalami kerja sama bilateral dengan Yunani dalam menggarap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Yunani telah menjadi tujuan wisata dan daya tarik utama di Eropa sejak tahun 1970-an karena memiliki kekayaan budaya dan sejarah. Sehingga menjadikannya sebagai destinasi wisata unggulan. Begitupun sebaliknya, Indonesia juga kaya dengan adat istiadat, budaya yang kental dengan kearifan lokal, serta ekonomi kreatif yang mumpuni. Pada akhir tahun ini, Kemenparekraf membawa optimisme dalam pemulihan maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang terdampak akibat pandemi.

"Ada ratusan ribu dan jutaan (lapangan kerja) dalam ekosistem penerbangan ini yang tersentuh dengan kehadiran Garuda. Jadi, saya akan all out untuk mengupayakan bagaimana Garuda ini bisa kita dukung dalam melakukan restrukturisasi," kata Sandi.

Sandi juga fokus dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan menyoroti Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata (BPUP), di mana penerimanya adalah 550 pelaku usaha pariwisata. BRI juga telah membukakan rekening massal untuk usaha pariwisata penerima BPUP.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk memastikan sisi kepatuhan, dan kami akan melacak jika ada pelaku yang mengajukan bantuan ke dua kementerian sekaligus. Harapannya agar kegiatan kita tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," ujar Sandi.

Penghargaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2021:
1. Penghargaan TOP Government Public Relations (GPR) Award 2021.
2. Penghargaan Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Terbaik III Tahun 2021 Kategori Kementerian.
3. Penghargaan Public Relations Indonesia Awards 2021.
4. Meraih Predikat Badan Publik Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Pusat (KIP) Tahun 2021.
5. Meraih predikat Terbaik I Kategori website dalam Anugerah Media Humas (AMH) 2021.


Video Terkait:
Ganjar-Sandiaga Bisa Jadi Pemain Cadangan di Pilres 2024
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo