EKONOMI

KALEIDOSKOP 2021

Keselarasan Kesehatan dan Ekonomi

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Net)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Net)


JAKARTA - Menjaga keselarasan antara kesehatan dan ekonomi, menjadi kunci penting bagi Airlangga Hartarto. Setidaknya ada tiga faktor kunci yang menjadi perhatian, yaitu konsumsi, investasi, dan ekspor, sehingga ekonomi tidak minus lagi tahun ini.

Sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, tugas Airlangga pada 2021 memang cukup berat. Terlebih jika pertumbuhan ekonomi sampai terkontraksi lagi. Agar selaras, Presiden Joko Widodo pun juga menunjuk Airlangga selaku Ketua Koordinasi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Dengan jabatan itu, Ketua Umum Partai Golkar tersebut dituntut untuk bisa tetap menjaga kesehatan masyarakat, dengan tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

JANUARI
Di awal tahun ini, terdapat nomenklatur baru, yakni pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Mewakili Presiden Joko Widodo, Airlangga memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait pembentukan BRIN. Dalam rapat yang dipimpinnya, dia menerangkan agar perlu dibangun ekosistem riset dan inovasi yang kuat, agar menjadi fondasi yang kokoh di masa depan. Sehingga ada kolaborasi antara pertumbuhan ekonomi, dengan ekosistem riset dan inovasi.

"Pemerintah juga berkomitmen melakukan keberpihakan dalam penggunaan produk inovasi dalam negeri, di antaranya melalui pengadaan barang yang diutamakan untuk produk inovasi dalam negeri. Kemudian, operasionalisasi super deduction tax yang bisa mencapai 300 persen bagi perusahaan yang concern terhadap pengembangan riset dan inovasinya," jelasnya secara virtual di Jakarta, Kamis (28/1/2021).

FEBRUARI
Peran sektor pertanian sebagai mesin penggerak ekonomi pada 2020 perlu dipertahankan, dan ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan di tahun ini. Sebagai salah satu strategi Pemerintah dalam mewujudkan target tersebut, Kemenko Perekonomian menyusun Outlook Ekonomi Pertanian 2021.


"Outlook Ekonomi Pertanian 2021 merupakan hasil kajian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang harapannya dapat dijadikan sebagai acuan bagi seluruh stakeholder terkait untuk bersinergi dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian khususnya di tahun 2021,” tutur Asisten Deputi Pangan Kemenko Perekonomian Muhammad Saifulloh dalam Sosialisasi Outlook Ekonomi Pertanian 2021, di Surabaya (23/2/2021).

MARET
Pemerintah lewat Kemenko Perekonomian berencana impor beras sebanyak satu juta ton yang kemudian menjadi polemik. Airlangga berdalih wacana tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Ia bilang, stok beras perlu dijaga karena pemerintah perlu melakukan pengadaan beras besar-besaran untuk pasokan beras bansos selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Namun, setelah ramai diributkan Airlangga lalu mengurungkan wacana tersebut. Pasalnya, Bulog menyatakan stok beras di gudangnya masih ada tersisa 275.811 ton. Sedangkan pada periode Januari-April 2021, potensi produksi beras petani di dalam negeri dapat mencapai 14,54 juta ton.

Di bulan ini, Kemenko Perekonomian juga merombak jajarannya. Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, melantik 26 Pejabat Administrator dan 14 Pejabat Pengawas di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (12/3/2021)

APRIL
1 April 2021 dimulainya diskon Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor, serta pemerintah telah memberikan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas sektor properti.

"Pemberian insentif PPnBM untuk Kendaraan Bermotor dan insentif PPN untuk sektor perumahan, bisa berkontribusi cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, melalui multiplier effect-nya," ujar Menko Airlangga.

Dengan adanya insentif kebijakan fiskal ini, diharapkan mampu mendongkrak Purchasing Manager Index’s (PMI) serta kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), yang perlahan pulih sejak awal 2021.

MEI
Selama empat bulan bekerja, hasil positif mulai terlihat. Pada triwulan I-2021 pertumbuhan ekonomi masih mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar minus 0,74 perse (yoy). Kemudian, apabila dibandingkan dengan triwulan IV-2020, kontraksi pertumbuhan yang terjadi sebesar minus 0,96 persen (qtq).

"Kontributor penggerak industri pengolahan adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional yang tumbuh 11,46 persen (yoy) akibat peningkatan permintaan produk-produk kebersihan dan kesehatan, serta industri makanan dan minuman yang tumbuh 2,45 persen (yoy) didukung oleh peningkatan produksi padi dan peningkatan produksi CPO," jelas Menko Airlangga.

JUNI
Untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan Menko Airlangga melakukan kunjungan ke PT Kreuz Bike Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat. Perusahaan yang pada awalnya merupakan industri rumahan yang menjual tas sepeda ini seiring berjalannya waktu memproduksi sepeda dan frame. Pada bulan ini, Kemenko Perekonomian menjalin kerja sama dengan universitas untuk persiapan Presidensi G20 2022. Selaku Koordinator Bidang Sherpa Track G20 melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

"Perguruan tinggi, dalam hal ini UI dan UPH, akan mengisi ruang diskusi dan kontribusi intelektual untuk penajaman substansi yang akan dibawa oleh Indonesia pada G20 tahun depan," ujar Menko Airlangga.

JULI 
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto bertemu dengan sejumlah menteri dari Singapura. Dari pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah komitmen antara kedua negara. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menegaskan komitmen negaranya untuk membangun kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Pemerintah Singapura mendorong pengusaha Singapura untuk terus berinvestasi di Indonesia. Menko Airlangga menjelaskan "PM Singapura menyatakan iklim berusaha di Indonesia sudah semakin baik, sehingga Pemerintahnya terus mendorong pengusaha Singapura untuk berinvestasi di Indonesia."

AGUSTUS
Meski pada Juli dan Agustus kita kembali mengalami lonjakan pandemi COVID-19, namun pertumbuhan ekonomi masih cenerung baik. Bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 sebesar 7,07 persen (yoy). Airlangga menyebut bahwa hal tersebut telah diprediksi. Optimisme tersebut berdasarkan pada beberapa indikator, antara lain realisasi penanaman modal asing (PMA) hingga indeks keyakinan konsumen (IKK) yang terus membaik.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua akan bergerak positif, diperkirakan mencapai tujuh persen," katanya.

SEPTEMBER
Di bulan ini, Kemenko Perekonomian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan tahun 2020, yang merupakan capaian ke-10 secara berturut-turut sejak 2011. Dengan keberhasilan ini, Kemenko Perekonomian juga mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan dalam kategori WTP minimal 10 kali berturut-turut yang disampaikan secara virtual dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Selasa (14/9/2021).

OKTOBER
Presiden Jokowi bersama Menko Airlangga meresmikan KEK Gresik yang merupakan pusat industri metal (smelter), industri elektronik, industri kimia, industri energi dan logistik. PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan anchor tenant KEK Gresik dengan investasi pembangunan smelter mencapai Rp42 triliun dengan off takers ekspor maupun domestik. Kapasitas smelter yang dibangun ini nantinya mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahunnya. Ini merupakan kapasitas single line pengolahan tembaga terbesar di dunia.

NOVEMBER
Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja harus direvisi. Namun, Airlangga menjamin bahwa proses revisi tidak akan mengganggu investasi. Terutama mencakup kinerja, Operasional Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM dan Koperasi, Kemudahan Berusaha di Bidang Perpajakan, Pelaksanaan kegiatan Perizinan Berusaha dan OSS, serta Ketenagakerjaan.

Airlangga menjelaskan bahwa untuk Modal LPI, Pemerintah telah memberikan PMN dalam bentuk tunai sebesar Rp30 Triliun dan PMN dalam bentuk pengalihan Saham Negara sebesar Rp45 triliun. Pengaturan pelaksanaan LPI sebagai lembaga yang diberikan kewenangan khusus (sui generis) dalam rangka pengelolaan investasi diatur dalam PP yang telah ditetapkan sebelum adanya putusan MK. Dengan demikian operasionalisasi LPI tetap berjalan sesuai dengan putusan MK.

DESEMBER
Keberhasilan dalam mengendalikan pandemi di triwulan III-2021 telah membuat ekonomi tetap tumbuh positif sebesar 3,51 persen (yoy). Optimisme terhadap peningkatan perekonomian juga didukung baik dari sisi demand maupun supply.

"Namun, kita tetap perlu mengantisipasi potensi lonjakan ke depan yang akan terjadi pada Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, keseimbangan antara ‘Rem dan Gas’ akan terus dijaga agar momentum pemulihan ekonomi tidak terganggu," ujar Airlangga.

Berbagai indikator utama menunjukkan perbaikan di awal triwulan IV-2021. Aktivitas manufaktur telah kembali ke level ekspansif. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga menunjukkan perbaikan yang signifikan hingga ke level optimis, yakni 118,5.

"Indikator lainnya diperkirakan juga akan mulai kembali menguat di triwulan IV-2021," imbuh Menko Airlangga.


Video Terkait:
Percuma Baliho Airlangga
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo