EKONOMI

KALEIDOSKOP 2021

Jaga Energi Nasional, Terdepan di Mata Global

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. (Ist)
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. (Ist)


JAKARTA - PT Pertamina (Persero) konsisten sepanjang tahun ini bekerja mempertahankan performanya, sebagai salah satu perusahaan top dunia yang dimiliki negara. Sekaligus menjaga pasokan bahan bakar minyak, di tengah harga yang melambung.

Konsistensi itu dibuktikan dengan masuknya Pertamina di jajaran Top 500 Fortune, serta prestasi Nicke Widyawati sebagai 100 perempuan paling berpengaruh di dunia oleh Forbes di peringkat ke-27. Pengakuan dunia tersebut, sejalan dengan bisnis BUMN migas tersebut yang pada tahun ini mengambil alih Blok Rokan di Riau.

JANUARI
Mengawali awal 2021, Pertamina terus memperkuat komitmen dalam menjaga kepatuhan dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Keseriusan Pertamina terlihat dari upaya-upaya proaktif dengan meningkatkan keterlibatan institusi hukum pada proses bisnis maupun proyek perusahaan.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengatakan, sepanjang 2020, telah dilakukan kerja sama strategis dengan lembaga penegak hukum baik Kepolisian RI, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Agung RI maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

FEBRUARI
Mengacu pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), Pertamina dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) menetapkan program green transition pada 2035. Program ini merupakan kesiapan Pertamina menghadapi transisi energi global, dengan menjalankan inisiatif strategis untuk pengembangan green energy. Sekaligus mendukung target pemerintah dalam pengembangan energi baru terbarukan. Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan langkah dan inisiatif strategis yang dilakukan saat ini sejalan dengan agenda perusahaan minyak dan gas dunia. Seluruh perusahaan energi global bergerak untuk mengantisipasi tren penurunan permintaan minyak yang cukup tajam dan akan terjadi di masa depan. Permintaan dan konsumsi minyak dunia diperkirakan akan turun dari 110 juta barel per hari menjadi sekitar 65-73 juta barel per hari.


MARET
Kebakaran melanda kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada 29 Maret 2021. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, terkait insiden di Kilang Balongan, ditegaskan hanya membakar tangki, bukan kilang. Penyebab terjadinya kebakaran ini diduga karena petir yang menyambar kilang minyak. Namun, dengan cepat Pertamina berhasil meminimalkan kebakaran, dan memastikan semua operasional di kilang tetap berjalan normal. Dari kejadian ini, kerugian yang ditaksir Pertamina sekitar USD8 juta atau Rp112 miliar.

APRIL 
Pertamina terus mendorong konsumen serta pelanggannya, untuk menggunakan transaksi nontunai. Khususnya dalam melakukan pembelian produk-produk Pertamina, yaitu melalui aplikasi MyPertamina. Hal tersebut selain merupakan dukungan terhadap pembangunan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, juga mengedepankan protokol kesehatan di masa pandemi untuk menghindari penyebaran virus melalui uang tunai. Sehingga transaksi nontunai diyakini lebih aman dan praktis. Sebanyak 10,5 juta konsumen sudah aktif menggunakan MyPertamina dalam melakukan transaksi pembelian produk Pertamina dan terus bertambah.

MEI 
Pertamina terus memperkuat tata kelola perusahaan dengan memastikan penerapan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berjalan dengan baik pada seluruh operasional perusahaan. Langkah ini merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan penerapan Good Corporate Governance dan pencegahan tindak pidana korupsi di perusahaan. Upaya tersebut telah mendapat pengakuan dan sertifikat dari PT SGS Indonesia selaku badan Sertifikasi, setelah audit eksternal diselesaikan pada akhir Maret 2021. Sebelumnya pada 2019, penerapan SMAP telah mulai di lingkup Fungsi Procurement dan Direktorat Hulu dan telah berhasil memperoleh sertifikat dari badan sertifikasi pada Maret dan Agustus 2020. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman, menjelaskan, penerapan SMAP merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan atas kebijakan pemerintah untuk pencegahan korupsi di Indonesia yang tertuang dalam Inpres 10/2016 tentang Aksi Pencegahan, Pemberantasan Korupsi serta Perpres 54/2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, serta beberapa surat Kementerian BUMN pada 2019 dan 2020 sebagai pelaksana Inpres dan Perpres tersebut. Pertamina telah ditunjuk sebagai salah satu pilot project untuk melakukan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016.

JUNI
Secara konsisten Pertamina menjalankan restrukturisasi perusahaan yang membentuk holding dan 6 subholding. Selama hampir satu tahun masa restrukturisasi, langkah tersebut telah menunjukkan manfaat positif dengan operasional yang terintegrasi dan lebih efisien. Keenam Subholding yang mengelola bisnis inti tersebut yakni Upstream Subholding, Refining & Petrochemical Subholding, Commercial & Trading Subholding, Gas Subholding, Power & NRE Subholding, dan Shipping Subholding telah fokus mengelola bisnis dan aset perusahaan sesuai lingkup masing-masing. Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menjelaskan restrukturisasi telah menghasilkan struktur korporasi yang lebih padat, sehingga span of control dan pengelolaan anak perusahaan yang dilakukan menjadi lebih optimal. Pada tingkat holding, pasca restrukturisasi organisasi yang sebelumnya 11 direktorat, saat ini hanya 5 direktorat, sehingga organisasi lebih lean dan pengambilan keputusan lebih cepat dan efisien.

"Terjadi stream lining, sehingga kita pun lebih mudah dalam melakukan pengelolaan dan menyusun rencana strategis untuk seluruh bisnis pertamina group," kata Nicke.

JULI 
Berhasil mencetak laba sebesar USD182,81 juta pada semester I-2021 atau setara Rp2,62 triliun. Kinerja keuangan Pertamina mulai membaik di masa pandemi. Pasalnya, pada periode yang sama tahun lalu, Pertamina mencatat kerugian senilai USD767,91 juta.

"Maka, Pertamina berhasil meningkatkan laba sebesar USD951 juta atau setara dengan Rp13,6 triliun," tutur Pjs Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman.

Melansir dari laporan keuangan perseroan, raihan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan. Tercatat, penjualan dan pendapatan usaha lainnya mencapai USD25,09 miliar. Angka itu naik dari sebelumnya USD20,48 miliar.

AGUSTUS 
Pertamina kembali mencatatkan namanya sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar Fortune Global 500 pada tahun ini. Dengan nilai revenue perusahaan sebesar USD41,47 miliar pada tahun buku 2020, Pertamina berada di posisi 287. Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, dalam tantangan pandemi sejak tahun lalu, perseroan mengalami triple shock, sehingga mengalami penurunan pendapatan secara signifikan. Namun dengan inovasi dan terobosan bisnis yang dilakukan di seluruh lini bisnis serta transformasi organisasi yang tengah dijalankan, Pertamina mampu meningkatkan pendapatan perusahaan hingga USD41,47 miliar dan mencetak laba USD1,05 miliar pada tahun lalu. Melalui pencapaian kinerja operasional dan keuangan Pertamina, total pendapatan pemerintah pada 2020 yang dikontribusi dari Pertamina hampir mencapai Rp200 triliun, yaitu melalui setoran Pajak, Deviden, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp126,7 triliun, serta penerimaan negara dari Minyak Mentah dan Kondensat Bagian Negara (MMKBN) dari blok-blok migas Pertamina sebesar Rp73,1 triliun.

SEPTEMBER
Tahap demi tahap proses restrukturisasi Pertamina sebagai Holding BUMN Migas diselesaikan dan secara pararel, telah terlihat dampak pada kemajuan signifikan dan hasil kinerja positif di Pertamina Group. Melalui ini, juga dapat menjalankan operasional dengan lebih efektif dan efisien, salah satunya melalui integrasi proses bisnis dari hulu sampai hilir. Roadmap pembentukan Holding Migas di mulai dari 2018, dengan pembentukan Subholding Gas, lalu restrukturisasi dilanjutkan dengan pembentukan lima subholding lainnya. Yaitu Subholding Upstream, Commercial & Trading, Refining & Petrochemical, PNRE serta Shipping, yang dimulai sejak Juni 2020 dan berhasil diselesaikan pada 1 September 2021. Sesuai dengan roadmap, tugas Pertamina sebagai holding akan diarahkan pada pengelolaan portofolio dan sinergi bisnis di seluruh Pertamina Group, mempercepat pengembangan bisnis baru, serta menjalankan program-program nasional. Sementara subholding akan menjalankan peran untuk mendorong operational excellence dengan mempercepat pengembangan bisnis dan kapabilitas bisnis existing serta meningkatkan fleksibilitas dalam kemitraan dan pendanaan yang lebih menguntungkan perusahaan.

OKTOBER
PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) terus memperluas ekspansi penjualan produknya di pasar internasional. Ini adalah salah satu bagian dari program utama perusahaan, untuk terus memasarkan produknya di pasar luar negeri, salah satunya adalah avtur. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T, Irto Ginting mengatakan bahwa kemitraan strategis bisnis Avtur telah dilakukan sejak tahun 2014, dan melalui skema kemitraan strategis tersebut, secara total Pertamina Patra Niaga telah melayani kebutuhan Avtur di 128 lokasi di dunia yang tersebar di 47 negara.

"Kemitraan strategis yang kami jalankan adalah model Contracting Company Delivering Company atau dikenal dengan Conco Delco, di mana ini adalah skema best practice pada industri aviasi. Sejak tahun 2014, melalui skema Conco Delco kami terus meningkatkan penyaluran Avtur di luar negeri, dengan total penyaluran Avtur tertinggi mencapai lebih dari 700 ribu Kilo Liter (KL) pada tahun 2019," jelas Irto.

NOVEMBER 
Dua bulan setelah mengelola Wilayah Kerja Rokan, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah menyumbangkan penerimaan negara melalui penjualan minyak mentah bagian negara sekitar Rp2,1 triliun dan pembayaran pajak sekitar Rp607,5 miliar, termasuk pajak-pajak ke daerah.

"Kontribusi ini merupakan salah satu bukti nyata bagaimana kehadiran kegiatan usaha hulu migas, dalam hal ini operasi PHR, memberikan manfaat secara langsung bagi negara dan daerah. WK Rokan merupakan aset strategis nasional yang harus didukung kelancaran operasionalnya oleh seluruh pemangku kepentingan," ujar Direktur Utama PHR, Jaffee A. Suardin.

Kehadiran operasi PHR juga memberikan manfaat berganda lainnya seperti pemenuhan kebutuhan energi nasional, penciptaan lapangan kerja, peluang bisnis bagi pengusaha lokal maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Operasional WK Rokan saat ini didukung oleh lebih dari 25.000 pekerja, di mana sebagian besar di antaranya merupakan warga lokal Riau.

DESEMBER
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati kembali masuk daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes 2021. Nicke dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh ke-27 di dunia, mengalahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani di urutan ke-66. Forbes melihat Nicke masih menjadi pimpinan terbaik sebagai pimpinan perusahaan migas BUMN itu dan mampu melakukan semua tugas yang diberikan. 

"Widyawati masih jadi yang terbaik untuk posisinya dan ia mampu menjalankan semua tugas yang diampu kepadanya," tulis Forbes.

Pada tahun lalu, ia sempat meredam ekspektasi investor dengan mengatakan, 45 persen pendapatan perusahaan terdampak akibat pandemi COVID-19.


Video Terkait:
Program 7,5 Juta Metrik Ton Gas LPG 3kg, Apa Kabarnya?
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo