POLHUKAM

Isu Perselingkuhan Cuma untuk Jatuhkan Airlangga

Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartarto. (Dok Setkab)
Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartarto. (Dok Setkab)


JAKARTA – Kasus dugaan perselingkuhan yang menerpa Ketua Umum (Ketum) Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartarto masih jadi perbincangan hangat. Isu ini diduga sengaja “dimainkan” untuk menjatuhkan Airlangga.

Pengamat politik Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN), Efriza mengatakan, ada dugaan keterlibatan internal partai yang tidak menyukai sosok Airlangga.

"Kalau dugaan tidak senang dari Internal partainya sendiri, atau dari luar tentu bisa. Kan menjadi pertanyaan siapa yang mengeluarkan isu itu," kata Efriza kepada Info Indonesia, Senin (3/1/2022).

Menurut Efriza, isu tersebut naik ke permukaan bersamaan dengan upaya pemulihan ekonomi yang tengah dilakukan Airlangga sebagai menteri. Jadi, katanya, isu perselingkuhan sengaja dilakukan untuk menjatuhkan citra Airlangga.

"Nah ini kan momentum yang diambil sangat pas, tentu sangat menciderai beliau apalagi Airlangga itu sosok yang dianggap rendah hati, ramah, nggak banyak omong, dan hanya bekerja," ujarnya.


Sebelumnya, Ketua Umum Parpol berinisial AH, dilaporkan seorang wanita bernama Rifa Handayani ke Mabes Polri. Dari tayangan video yang beredar melalui pesan singkat WhatsApp, pihak yang dilaporkan berinisial AH disebut-sebut juga sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Selain AH, istrinya berinisial YA juga dilaporkan ke Mabes Polri, Selasa (14/12/2021). AH dan YA dilaporkan atas tuduhan ancaman dan intimidasi yang dilakukannya di media sosial dengan sangkaan UU ITE.

Setelah mencuat dugaan skandal asmara terlarang antaran menteri berinisal AH, dengan wanita bernama Rifa Handayani, beredar pula rekaman percakapan antara pria yang diduga suami sah Rifa Handayani dengan menteri AH.

Skandal asmara terlarang itu pun kini menjadi sorotan publik. Sebab, hingga ramainya pemberitaan soal perselingkuhannya di media massa, media sosial, bahkan pelaporan di Mabes Polri, menteri AH masih saja tetap diam.


Video Terkait:
Total 83,9 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Didatangkan
Editor: Khoirur Rozi