OLAHRAGA

Sederet Fasilitas Jakarta International Stadium

Jakarta International Stadium (JIS). (Info Indonesia/Ryana Aryadita Umasugi)
Jakarta International Stadium (JIS). (Info Indonesia/Ryana Aryadita Umasugi)


JAKARTA – Progres pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) sudah mencapai 93 persen. Artinya, tak lama lagi stadion yang akan menjadi kandang Persija Jakarta ini bisa digunakan.

Project Manager PT Jakpro Arry Wibowo mengungkapkan, JIS memiliki sederet fasilitas dan kelebihan yang diklaim tak dimiliki oleh stadion lainnya di seluruh Indonesia maupun luar negeri. Adapun kapasitas stadion ini mencapai 82 ribu kursi.

“Tentu sudah bisa menghitung bahwa 82 ribu ini banyak stadion di dunia yang saat ini dibangun kapasitasnya 82 ribu,” ucap Arry.

Kemudian, desain atap yang bisa buka tutup. Menurut Arry, saat ini tak banyak stadion modern di dunia yang memiliki desain atap buka tutup.

Atap buka tutup tersebut dibuat dari material ETFE yang transparan. Atapnya dibuat transparan karena rumput lapangan hybrid yang 95 persen merupakan rumput natural atau alami dan lima persen rumput sintesis.


“Tentu membutuhkan cahaya yang cukup untuk berfotosintesis dan inilah fungsi atap transparan membran ETFE dan juga untuk atap buka tutup materialnya transparan,” jelasnya.

Selain sebagai lokasi tanding sepak bola, JIS juga bakal digunakan untuk berbagai kegiatan seperti konser musik kelas dunia, pameran, hingga ekshibisi.

“Jadi stadion ini digunakan sepanjang hari, sepanjang waktu, tidak terpengaruh untuk hujan atau panas,” kata dia.

Tak hanya megah, stadion ini memiliki sustainability atau keberlanjutan bangunan hijau ramah lingkungan dengan mengikuti standar green building. JIS disebut telah memiliki sertifikat green platinum yang tergolong sertifikasi tertinggi untuk kategori bangunan ramah lingkungan.

Arry berujar, ketika membangun JIS yang paling terpenting adalah memperhitungkan aspek ramah difabel. Jalan masuk menuju JIS didesain dengan tingkat kemiringan tiga derajat untuk memudahkan kaum difabel.

“Dan tribun tier satu itu ada tempat duduk difabel yang sudah kami sediakan,” tuturnya.

Stadion ini juga didesain dengan standar FIFA yang nantinya jarak antara pemain dengan lapangan atau penonton sangat dekat layaknya stadion milik klub liga Inggris.

Editor: Khoirur Rozi