POLHUKAM

Setop Rapat, Mahfud MD Arahkan Kasus Proyek Satelit Kemenhan Diproses Hukum

Mahfud MD. (Net)
Mahfud MD. (Net)


JAKARTA - Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, memutuskan untuk mengarahkan kasus dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan Proyek Satelit Kementerian Pertahanan agar diproses secara hukum.

"Saya putuskan untuk segera berhenti rapat melulu dan mengarahkan agar (kasus ini) diproses secara hukum," tulisnya melalui unggahan di akun Instagram resminya, Minggu (16/1/2022).

Dalam tulisannya, Mahfud MD menegaskan bahwa kasus tersebut berlangsung sebelum dirinya menduduki jabatan Menko Polhukam, tepatnya pada 2018.

"Saya jadi tahu karena pada awal pandemi COVID-19 ada laporan bahwa pemerintah harus hadir lagi ke sidang Arbitrase di Singapura karena digugat Navayo untuk membayar kontrak dan barang yang telah diterima Kemhan" jelas Mahfud.

Mahfud MD kemudian mengundang rapat pihak-pihak terkait sampai berkali-kali. Akan tetapi, melalui berbagai rapat tersebut, ia mengatakan bahwa ada yang menghambat untuk dibuka secara jelas masalahnya. Akhirnya, ia meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan Audit Tujuan Tertentu (ATT).


"Hasilnya ternyata ya seperti itu, ada pelanggaran peraturan perundang-undangan dan negara telah dan bisa terus dirugikan," ujarnya.

Oleh karena itu, Mahfud MD memutuskan untuk segera berhenti sekadar melakukan rapat dan mengarahkan agar kasus tersebut diproses secara hukum.

Ia mengatakan Presiden Jokowi juga meminta agar masalah itu segera dibawa ke ranah peradilan pidana.

"Menkominfo setuju, Menkeu bersemangat. Menhan Prabowo dan Panglima TNI Andika tegas mengatakan bahwa ini harus dipidanakan," katanya.

"Bahkan, Menhan dan Panglima TNI tegas mengatakan tidak boleh ada pengistimewaan kepada korupsi dari institusi apa pun. Semua harus tunduk kepada hukum," ucap Mahfud.

"Saya berbicara dengan Jaksa Agung yang ternyata menyatakan kesiapannya dengan mantap untuk mengusut kasus ini," mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu menambahkan.


Video Terkait:
Kata Mahfud MD Jangan Bayar Utang Pinjol
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo