POLHUKAM

Giring Sidak Sampai Terperosok Lumpur, Anies: Kasihan Juga Waktunya Longgar Betul

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Tangkapan Layar/Info Indonesia)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Tangkapan Layar/Info Indonesia)


JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha sempat mendatangi venue Formula E di Ancol. Bahkan, dalam "sidak" yang dilakukannya itu, Giring sempat pula terperosok ke dalam lumpur.

Momen Giring terperosok pun terekam kamera. Video itu kemudian diunggah oleh Giring sendiri di akun Twitter miliknya, Rabu (5/1/2022) sore. "Gue nggak habis pikir uang rakyat Jakarta dihambur-hamburkan seperti ini, terus proyek ambisius buat nyapres ini, ya Allah...," kata Giring saat terperosok sambil tangan memegang kamera.

Saat ditanya soal Giring, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tertawa. Bahkan, setelah sempat diam dan tak berkomentar tentang kritikan dari mantan vokalis Band Nidji itu, Anies akhirnya mau buka suara.

Dalam acara bincang-bincang di kanal YouTube Total Politik, yang terpantau redaksi, Jumat (21/1/2022), Anies mengatakan bahwa Giring memiliki waktu luang yang sangat banyak sehingga bisa melakukan kegiatan yang tidak perlu, di bakal lokasi Formula E.

"Ya, kasihan juga waktunya longgar betul, sehingga kalau kita-kita yang agak sibuk ini enggak cukup waktunya untuk keliling-keliling enggak perlu," kata Anies seraya tertawa, yang juga diikuti oleh gelak tawa kedua pewawancara.


Setelah melontarkan pernyataan tersebut, Anies pun enggan berkomentar lebih jauh.  "Saya enggak usah komentar yang itu," kata Anies.

Diketahui, selain mengunggah video kakinya masuk dalam lumpur di calon lokasi Formula E, Giring juga mengatakan jika proyek balap mobil Formula E merupakan proyek ambisius Gubernur DKI Jakarta yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah.

Giring merasa ragu lokasi tersebut bisa selesai sebelum waktunya, sebab lokasi sirkuit masih berbentuk kubangan lumpur.

"Gue nggak yakin ini bisa kejadian pembangunan sirkuit ini. Mudah-mudahan enggak malu-maluin Indonesia di mata internasional," kata dia.

Dalam video wawancara itu, Anies menepis anggapan Formula E dipaksakan untuk terlaksana. Ditegaskan Anies, Formula E memang harus dilaksanakan karena tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD 2020.

"Saya sampaikan di sini, bahwa Formula E itu ditetapkan anggarannya lewat Perda APBD, di situ sudah ditetapkan sebagai program karena itu kemudian dilaksanakan," ujar Anies.


Video Terkait:
Tiktoker Anifah Kritik Gaji Anggota DPRD DKI Jakarta 26 Miliar
Editor: Saeful Anwar