DAERAH

Polda Sumut Periksa Nakes Penyuntik Vaksin Kosong

Ilustrasi vaksinasi. (Unsplash.com)
Ilustrasi vaksinasi. (Unsplash.com)


MEDAN – Polda Sumatera Utara (sumut) memeriksa seorang tenaga kesehatan (nakes) karena diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada siswa SD. Kejadian ini terungkap setelah sebuah video viral di media sosial.

"Polda Sumut merespons cepat dan mendalami rekaman video yang viral serta memeriksa pihak-pihak terkait," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi dikutip dari Antara, Jumat (21/1/2022).

Menurut Hadi, vaksinator berinisial G dan rekannya yakni W merupakan tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) Delima Martubung. Selain memeriksa keduanya, polisi juga meminta keterangan saksi ahli untuk menangani kasus ini.

"Untuk barang bukti rekaman video, spuit serta daftar vaksinasi sudah kita sita. Sampel darah korban juga akan dilakukan pengujian ke BPOM Medan serta akan diperiksa oleh ahli Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumut," jelasnya.

Hadi menambahkan, video tersebut direkam saat pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Wahidin Medan Labuhan, Senin (17/1/2022). video direkam oleh orang tua korban K saat sang anak O (11) tengah divaksinasi.


"Setelah kembali ke rumah, orang tua korban memperlihatkan dan mengirimkan video tersebut kepada keluarganya dan pada Kamis (20/1) video tersebut viral di Medsos," terangnya.

Editor: Khoirur Rozi