DAERAH

Isran Noor Minta Masyarakat Waspadai Varian Omicron

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor. (Net)
Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor. (Net)


SAMARINDA - Masyarakat di Kalimantan Timur diminta untuk mewaspadai varian baru COVID-19, Omicron. Untuk itu, masyarakat harus selalu mematuhi protokol kesehatan, memperhatikan keselamatan diri, keluarga dan lingkungan.

Demikian imbauan disampaikan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor setelah mengukuhkan Pengurus Wilayah Provinsi Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (KBBKT), di Samarinda, Kaltim, Sabtu (22/1/2022).

"Kita harus selalu mewaspadai penularan COVID-19, apalagi setelah adanya Omicron yang merupakan varian baru dan sudah masuk Indonesia," ujar Isran.

Untuk itu, dia mengingatkan kepada semua masyarakat untuk selalu berhati-hati, sehingga dapat membantu pemerintah mencegah penyebaran COVID-19.

Varian Omicron, kata Isran, tingkat penularannya lebih cepat ketimbang varian yang telah ada saat ini. Tingkat penularan Omicron, memiliki kecepatan 7 hingga 9 kali ketimbang varian biasa.


"Kita harus terus konsisten dan istiqomah dalam menjaga kesehatan, hati-hati ketika beraktivitas. Jaga terus kesehatan, batasi diri bepergian kecuali ada sesuatu yang sangat penting agar tidak mudah terjangkit virus," katanya.

Apalagi saat ini ada kecenderungan COVID-19 naik pada sejumlah daerah di Kaltim, seperti di Samarinda, Berau, Kutai Timur, dan Kutai Barat, sehingga kewaspadaan merupakan hal utama untuk menghindari penularan.

Sedangkan hari ini, di Kaltim terdapat penambahan delapan orang positif COVID-19 dan ada dua orang yang sembuh dari COVID-19. Dua orang yang sembuh tersebut berasal dari Kabupaten Kutai Barat.

Sementara delapan tambahan positif hari ini adalah berasal dari Kabupaten Paser ada satu orang, di Kabupaten Penajam Paser Utara ada satu orang, Kota Balikpapan ada empat orang, dan di Kota Samarinda ada dua penambahan positif COVID-19.

Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, posisi hari ini adalah hanya Kabupaten Mahakam Ulu yang berada di zona hijau, sementara di sembilan kabupaten/kota lainnya masih berada di zona kuning dengan jumlah pasien antara 1-25 orang.


Video Terkait:
Indonesia Lewati Puncak Covid 19
Editor: Saeful Anwar