WISATA

Revitalisasi Pelabuhan Tingkatkan Pariwisata Kepulauan Seribu

Pulau Ayer Resort di Kepulauan Seribu. (Antara)
Pulau Ayer Resort di Kepulauan Seribu. (Antara)


JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Perhubungan merevitalisasi pelabuhan sebagai sarana infrastruktur menuju Kepulauan Seribu, guna meningkatkan sektor pariwisata.

"Saya kira perlu untuk revitalisasi pelabuhan, sehingga Jakarta yang merupakan ibu kota bisa mengandalkan Pulau Seribu sebagai maskot pariwisata. Maka memang transportasi ke sana harus bagus," jelas Anggota Komisi B DPRD DKI, Taufik Zoelkifli, melalui  keterangan resmi, Minggu (23/1/2022).

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Hasan Basri Umar, yang mendukung revitalisasi pelabuhan sebagai lokasi keluar masuknya warga dan wisatawan ke Kepulauan Seribu.

"Saya ingin supaya fasilitas untuk orang-orang Pulau Seribu kita utamakan. Oleh karena itu, saya berharap bagaimana supaya pelabuhan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal," kata Hasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan akan merevitalisasi pelabuhan pada empat pulau selama 2022. Kegiatan tersebut telah dianggarkan pada 2021 namun terdampak pemfokusan kembali atau refocusing anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19.


"Kami akan melakukan revitalisasi terhadap empat pelabuhan di Pulau Seribu yaitu di Pulau Pramuka dengan anggaran sebesar Rp78 miliar, di Pulau Sebira sebesar Rp69 miliar, di Pulau Tidung Rp54 miliar dan di Pulau Kelapa Rp52 miliar," paparnya.

Syafrin juga menjelaskan bahwa anggaran tersebut untuk membuat kantor, ruang tunggu, dermaga pelabuhan, pos penjaga, instalasi pembuangan air limbah, sea water reverse osmosis untuk pengadaan air bersih dari air laut menjadi air tawar. Kemudian rumah dinas, area parkir dan area terbuka.


Video Terkait:
Viral SOS Google Maps di Pulau Laki
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo