POLHUKAM

Pemilu 2024 Harus Naik Kelas

Kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) milik KPU. (ANTARA)
Kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) milik KPU. (ANTARA)


JAKARTA Fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) rencananya bakal digelar Februari mendatang. Dari tahapan ini, diharapkan terpilih para penyelenggara yang mampu meningkatkan kualitas Pemilu.

"Kita ingin Pemilu 2024 naik kelas. Kita tidak ingin berpolemik lagi terkait isu-isu remeh dan teknis, sehingga kita selalu gagal untuk naik level," kata Koordinator Komite Pemilih Indonesia atau Tepi Indonesia, Jeirry Sumampow, Selasa (25/1/2022).

Ia menegaskan, komisioner KPU-Bawaslu yang terpilih nanti harus memiliki visi dan misi jelas untuk menyajikan Pemilu yang berkualitas dan inovatif.

"Kita butuh penyelenggara pemilu yang punya visi dan mampu bekerja secara inovatif. Buka hanya diberikan mandat dan Pemilu menjadi biasa-biasa saja," cetusnya.

Di samping itu, para penyelenggara Pemilu juga dihadapkan dengan berbagai masalah klasik, salah satunya politik uang. Komisioner yang baru, kata dia, harus mampu menyelesaikan masalah tersebut.


"Harus paham bagaimana menghentikan politik uang dan dinasti di masa depan. Selain itu konflik antarkelompok yang menjadi ancaman persatuan bangsa," katanya.


Video Terkait:
Mendagri Tegaskan Pemilu 2024 Tetap Berlangsung
Editor: Khoirur Rozi