DAERAH

90 Sekolah di Jakarta Tutup Sementara Gara-Gara COVID-19

Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). (ANTARA)
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). (ANTARA)


JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkapkan ada 90 sekolah di Jakarta harus menghentikan aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) akibat kasus COVID-19.  

“Total sekolah yang ditemukan kasus positif sebanyak 90,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (25/1/2022) malam.

Kini puluhan sekolah tersebut harus ditutup sementara selama lima hari untuk sterilisasi. Pihak sekolah pun menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar daring.

Riza mengatakan, kasus positif COVID-19 di lingkungan sekolah paling banyak terjadi pada siswa. Selain siswa, sejumlah guru dan tenaga kependidikan juga ada yang terpapar.

“Jumlah positif siswa 120, guru 9, dan tenaga kependidikan 6,” jelasnya.


Adapun jumlah sekolah yang ditutup sementara paling banyak di Jakarta Timur sebanyak 42 sekolah. Kemudian disusul oleh Jakarta Selatan sebanyak 31 sekolah.

Sementara itu, sekolah yang paling banyak ditutup di tingkat SMA sebanyak 30 sekolah. Kemudian SD sebanyak 25 sekolah, SMP 17 sekolah, TK 11 sekolah, SMK 5 sekolah, dan PKBM 2.

Berikut adalah rincian sekolah yang tutup:
1. Jakarta Timur Wilayah 1: 22 sekolah
2. Jakarta Timur Wilayah 2: 20 sekolah
3. Jakarta Selatan Wilayah 2: 16 sekolah
4. Jakarta Selatan Wilayah 1: 15 sekolah
5. Jakarta Barat Wilayah 2: 8 sekolah
6. Jakarta Pusat Wilayah 1: 3 sekolah
7. Jakarta Utara Wilayah 1: 3 sekolah
8. Jakarta Pusat Wilayah 2: 2 sekolah
9. Jakarta Barat Wilayah 1: 1 sekolah


Video Terkait:
DPRD Kaltim Sepakat Tunda Belajar Tatap Muka
Editor: Khoirur Rozi