WARNA-WARNI

Pengenalan Manuskrip Kuno Lewat Komik Diminati Generasi Muda

Ilustrasi. (Net)
Ilustrasi. (Net)


JAKARTA - Pengenalan manuskrip atau naskah kuno menggunakan media kontemporer seperti komik ataupun film animasi cukup menarik minat anak-anak. 

Hal itu disampaikan sutradara Yosep Anggi Noen, dalam Seri Diskusi Naskah Nusantara Perpustakaan Nasional bertajuk Manuskrip, Komik dan Film yang digelar virtual, Rabu (26/1/2022).

"Program-program mengenalkan manuskrip menjadi sangat menarik karena dikenalkan untuk anak-anak dari usia yang sangat dini. Dari sekolah kemudian dari SD. Medium-medium pengenalannya adalah medium pengenalan yang sangat ramah kepada anak, ada komik kemudian ditransformasi lagi menjadi film animasi," jelasnya.

Menurut Anggi, sebelum dilakukannya transformasi, tidak banyak generasi muda Indonesia yang ingin mengetahui isi dari naskah-naskah kuno.

"Di kalangan anak-anak hingga remaja atau anak muda ini, manuskrip ini tidak pernah dilirik oleh banyak orang," katanya. 


Dengan bantuan perkembangan teknologi, saat ini manuskrip kuno kian diminati oleh banyak kalangan, termasuk anak dan remaja. 

"Menurut saya itu adalah sebuah cara yang sangat efektif memperkenalkan naskah kuno kepada anak-anak. Pada prinsipnya, sebenarnya memang dalam teknologi yang sekarang ini dapat dengan mudah bisa ditemukan (film animasi yang dibuat berdasarkan naskah kuno)," jelas Anggi. 

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo