POLHUKAM

Kejagung Akan Periksa 2 Purnawirawan TNI Terkait Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemhan

Gedung Kejaksaan Agung RI. (Dok Kejagung)
Gedung Kejaksaan Agung RI. (Dok Kejagung)


JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memanggil dua purnawirawan TNI. Mereka adalah Laksamana Pertama TNI AL (Purn) Listyanto dan Laksda (Purn) Leonardi.

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Proyek Satelit Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Jampidsus Febrie Adriansyah menyebutkan pemeriksaan tersebut dalam rangka koordinasi dengan Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil).

“Jadi mungkin tadi ada langkah-langkah koordinasi, mungkin untuk persiapan pemeriksaan baik yang aktif maupun purnawirawan,” kata Febrie dikutip dari Antara, Kamis (27/1/2022).

Menurut Febrie, pihaknya akan mengarah untuk melakukan ekspos berikutnya diputuskan sipil akan diperiksa Pidsus, sedangkan militer akan melibatkan Puspom.


“Jadi untuk pemeriksaan, langkah-langkah koordinasi sebelumnya memang di Pidmil. Jadi mungkin tadi ada langkah-langkah koordinasi untuk persiapan pemeriksaan baik (militer, red.) yang aktif maupun purnawirawan,” kata Febrie.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Supardi mengatakan, jadwal pemeriksaan yang tertera di monitor tersebut dalam rangka koordinasi dengan Jampidmil.

“Belum jadi (diperiksa, red.), baru rencana, maksudnya kami koordinasi dulu dengan Jampidmil,” kata Supardi.

Supardi mengakui terjadi kesalahan, seharusnya jadwal pemeriksaan itu diserahkan kepada Jampidmil, tetapi sudah tertera di monitor jadwal pemeriksaan penyidikan di Gedung Bundar.

“Itu salah, itu keliru, belum sampai ke orangnya,” kata Supardi.

Editor: Khoirur Rozi