WISATA

Tata Ulang Kawasan Pantai Batu Rakit

Ilustrasi. (Net)
Ilustrasi. (Net)


MENTOK - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, akan menata ulang pemanfaatan lahan di kawasan Pantai Batu Rakit, Mentok, agar lebih produktif. Sehingga mampu menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kami sudah melakukan rapat pembahasan dan koordinasi lintas sektor untuk menyusun perencanaan yang diharapkan bermanfaat meningkatkan pemasukan daerah, terutama dari sektor pariwisata," kata Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, di Kecamatan Mentok, Jumat (28/1/2022).

Hal itu dikatakan Bong setelah melakukan pembahasan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) di kawasan Pantai Batu Rakit bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan perwakilan Kejaksaan Negeri Bangka Barat, camat Mentok dan perwakilan beberapa perusahaan.

Melalui rapat bersama itu diharapkan ke depan Pemkab Bangka Barat bisa bersama-sama dan mendapatkan dukungan penuh dari perusahaan dalam proyeksi kerja sama yang akan dilakukan dalam pemanfaatan lahan BMD di kawasan Pantai Batu Rakit.

"Ada dua poin pokok pembahasan terkait persoalan ini. Pertama, terkait kelanjutan sewa tanah yang sudah berjalan dan sudah habis masa sewa pada 31 Desember 2021, apakah sewa itu akan dihentikan atau berlanjut. Kemudian pokok kedua, Batu Rakit itu akan kita bentuk seperti apa, apakah akan bekerja sama dengan ASDP atau kerja sama operasional terkait pelabuhan atau ada hal-hal lain yang lebih menguntungkan untuk PAD Bangka Barat," papar Bong.


Hal senada dikatakan Kepala BPKAD Kabupaten Bangka Barat, Abimanyu, yang merencanakan menggandeng pihak Kejari agar bisa melakukan pendampingan dalam mengatasi permasalahan tersebut.

"Melalui pertemuan itu pihak Kejaksaan Negeri menyatakan siap melakukan pendampingan dan membantu dalam segala hal, termasuk upaya meningkatkan PAD Bangka Barat," katanya.

Abimanyu menjelaskan, pada tahun sebelumnya, kawasan Pantai Batu Rakit hanya disewakan kepada perusahaan sebagai lintasan kendaraan yang membawa elpiji dan BBM lainnya.

"Ke depan kawasan ini akan dimanfaatkan lebih luas lagi untuk meningkatkan PAD karena selama ini hanya sewa tanah atau lahan saja," katanya.

Setelah adanya kerja sama dengan Kejari, Pemkab Bangka Barat akan segera melakukan pemetaan lokasi dan penyusunan awal rencana pembangunan ke depan.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo