POLHUKAM

Atasi Konflik Tanah, Mahfud MD Segera Kirim Tim ke Maluku dan Papua

Menko Polhukam Mahfud MD. (Dok Setkab)
Menko Polhukam Mahfud MD. (Dok Setkab)


JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD akan mengirim tim ke Maluku dan Papua untuk menyelesaikan masalah pertanahan yang kerap berujung bentrok antarwarga. Menurutnya, konflik tanah di dua wilayah tersebut menjadi masalah laten sehingga perlu solusi yang pas.

“Dari kami Kemenko Polhukam akan membentuk tim karena masalah yang sama di berbagai tempat dari waktu ke waktu itu sebenarnya masalah pertanahan. Di Papua juga ada masalah yang sangat mendasar dan laten, yaitu masalah tanah. Di Maluku juga,” kata Mahfud saat telekonferensi pers, Jumat (28/1/2022).

Meski demikian, Mahduf tidak menyebut kapan tim itu akan dibentuk. Namun ia memastika tim dari Kemenkopolhukam segera dikirim ke Papua.

“Saya akan segera mengirim tim ke sana,” ujarnya.

Menurut Mahfud, kepastian hukum atas status tanah di Maluku dan Papua penting karena itu dapat menekan potensi konflik horizontal.


“Bagaimana membangun kepastian hukum pertanahan di Papua dan Maluku, karena itu selalu menjadi masalah laten dari waktu ke waktu. Nah, itu yang akan kami lakukan,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga di dua desa di Haruku, Maluku, yaitu Desa Kariuw dan Desa Ori, terlibat bentrok gara-gara saling klaim soal batas wilayah. Akibat insiden itu, beberapa rumah terbakar dan ada korban jiwa serta warga yang luka-luka.

Kepolisian setempat pun turun tangan dan meminta warga untuk menahan diri serta tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Demi meredam konflik, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif turun langsung ke dua desa untuk mendamaikan pihak-pihak yang berselisih.

“Kami mengharapkan adanya dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam mewujudkan perdamaian di Negeri Pelauw dan Kariuw, dan secara umum di Pulau Haruku,” kata Lotharia, Kamis (27/1/2022).


Video Terkait:
Kata Mahfud MD Jangan Bayar Utang Pinjol
Editor: Khoirur Rozi