POLHUKAM

Kardus Durian Jadi Batu Sandungan Cak Imin Jika Maju Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Dok DPR RI)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Dok DPR RI)


JAKARTA - Kasus lama yang diduga melibatkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi beban masa lalu apabila dirinya hendak maju Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024.

Adapun kasus yang dimaksud adalah dugaan suap pengucuran Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), yang kini telah berubah menjadi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kala itu, operasi senyap KPK pada 25 Agustus 2011 berhasil menangkap dua anak buah Cak Imin.

Hal itu diutarakan Pengamat politik Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN), Efriza kepada Info Indonesia, Sabtu (29/1/2022). Menurutnya, Perkara yang lebih dikenal dengan kasus 'kardus durian' itu selalu muncul ketika Cak Imin hendak maju Pilpres.

"Ada sedikit yang menjadi beban, harus kita akui setiap Muhaimin mau maju untuk Capres, isu tentang dirinya terlibat dalam kasus kardus durian itu selalu mencuat," kata Efriza.

Meskipun terbukti tidak terlibat di pengadilan, kata Efriza, jika kasus tersebut kembali naik ke permukaan bakal memengaruhi elektabilitas Cak Imin. Sebab, nama Cak Imin sempat disebut dalam perkara tersebut.


"Artinya elektabilitas dia selalu terganggu dengan ketidakbersihan dia dalam tanda kutip, disebut dalam perkara korupsi," ujar Efriza.

Sementara itu, Cak Imin sampai saat ini masih melanjutkan safari politiknya ke berbagai daerah. Jika sebelumnya ia mengunjungi daerah-daerah di Jawa Timur, kali ini ia bertolak ke Ternate, Maluku Utara.

Di Ternate, Cak Imin meminta doa dan dukungan dari tokoh agama dan masyarakat untuk maju Pilpres 2024. Ia sangat berharap masyarakat Ternate mau mendukungnya menjadi orang nomor satu di Indonesia.

"Mohon doa restu dan dukungannya, insyaallah 2024 kita akan maju sebagai calon presiden. Mohon doanya, semoga lancar dan sukses jadi presiden. Penting adalah bagaimana dukungan dan doa benar-benar nyata bagi masyarakat," ungkapnya.

Editor: Khoirur Rozi