POLHUKAM

Kemenkes Malaysia Beri Batas Waktu Vaksin Booster Hingga 1 Maret



KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia memberi tenggat kepada warga usia lanjut atau lansia, dan penerima vaksin Sinovac agar mengikuti vaksinasi booster, hingga 1 Maret 2022.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Malaysia, Khairy Jamaluddin dalam jumpa pers secara hibrid, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (7/2/2022).

"Pada tanggal tersebut semua warga berusia 60 tahun ke atas, tanpa melihat jenis vaksin, harus mengikuti booster," kata Menkes Khairy.

Menkes Khairy mengatakan, kepada mereka yang belum menerima suntikan boster akan dilarang berpergian di pintu masuk negara.

Disampaikan Menkes, saat ini terdapat 3,5 juta penerima vaksin Sinovac yang masih belum menerima dosis booster. Mereka, kata Menkes, berpotensi terpapar COVID-19 varian Omicron.


Pada kesempatan yang sama Kemenkes mempersilakan proses pelaksanaan Pilihan Raya Negeri (PRN) atau Pemilu Johor boleh berlanjut karena dampak varian Omicron tidak separah varian Delta.

Khairy Jamaluddin mengatakan pihaknya menyepakati SOP yang telah disampaikan ke Majelis Keselamatan Negara (MKN) serta Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR) atau KPU.


Video Terkait:
Malaysia Banjir Covid-19, 1 Juni Lockdown
Editor: Saeful Anwar